Rabu, 03 November 2010

ilmu kebumian(geologi untuk pemula)

BAB 1
PENDAHULUAN

Istilah ilmu kebumian mengacu pada kata geologi yang berasal dari bahasa latin geo(bumi)dan logos(ilmu), sehingga secara harfiah berarti ilmmu yang mempelajari tentang bumi, yaitu merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam. Namun,arti tersebut harus dirinci lebih lanjut, karena banyak ilmu pengetahuan(scince) lainnya yang juga mengkaji tentang bumi dengan cara dan maksud yang berbeda, Bebeerapa ilmu lain tersebut pada suku kata awalnya juga menggunakan kata geo, misalnya Geografi, Geofisika,dan Geodesi.
Geologi mempelajari Bumi,meliputi cara terjadinya, proses dan sejarah yang berlangsung hingga saat ini, materi pembentuk bumi, struktur atau bangun bumi. Geologi juga mempelajaei makhluk hidup yang pernah menghuni bumi sejak kelahirannya pada masa lampau hingga yang ada sampai sekarang.
Sebagai suatu ilmu pengetahuan alam, geologi memiliki beberapa cabang illmu lain, di antaranya :
a. Ptrologi yaitu mempelajari tentang terjadinya batruan.
b. Paleontologi yaitu mempelajari fosil-fosil binatang dan tumbuhan.
c. Geofisika yaitu mempelajari sifat-sifat fisika batuan.
d. Geomorfologi yaitu mempelajari bentuk-bentuk roman muka bumi beserta proses-proses penyebabnya.
e. Geologi Teknik yaitu mempelajari penerapan pengetahuan geologi untuk kepentingan teknik sipil.
Geologi sebagai ilmu mengalami revolusi dalam dua decade terakhir ini yang berdampak langsung dalam industri dan juga dalam pengembangan konsep-konsep yang sangat mendasar.
Hal ini disebabkan oloh beberapa factor :
a.Keberhasilan eksplorasi ilmiah ruang angkasa dan antarplanet serta ekplorasi samudra dalam.
b.Kemajuan luar biasa dalam teknologi eksplorasi yang dihasilkan industry maupun luberan dari ekplorasi luar angkasa.
c.Penggunaan computer.
Charles Darwin menyebut geologi dangan sebutan ilmu yang mulia. Ilmu ini sekarang mendapat ujian baru saetelah pada sekitar medio abad ke-20 manusia berhasil menginjakan kakinya di bulan dengan wahana Apollo.
Mikhail Lomonosov yang berasal dari rusia mengemukakan pokok-pokok pikiran tentang terbentuknnya bumi beserta struktur geologinya yang sangat bermanfaat bagi memajukan dunia pertanbangan.
James Hutton pada tahun 1785 mengemukakan prinsip atau pengertian dasar mengenai pengetahuan bumi dengan menyatakan the present is the key to the past, yang artinya waktu sekarang adalah kunci dari waktu yang laku.





BAB 2
ALAM SEMESTA

Semua benda-benda di langit yang tersebar di jagat raya dasebut alam semesta yang luasnnya tak terhingga, tak berujung, dan tak bertepi. Di dalamnya terdapat kelompok-kelompok bintang yang berkerumun dengan jumlah tak terbilang. Setiap kelompok tersebut dinamakan Galaksi, salah satu diantaranya Galaksi Bima Sakti.
Kita tidak dapat mengetahui dengan pasti tentang terjadinya alan semesta, yang mungkin hanyalah mengira-mengira dan menyusun praduga yang masuk akal sehingga secara keilmuan dapat dipertanggungjawabkan.Ilmu yang menyusun praduga dan hipotesis disebut kosmogoni.
Ada dua teori yang sangat terkenal mengenai terbentuknya alam semesta, pertama teori Ledakan, kedua teori Ekpansi dan Kontraksi.
A. TEORI LEDAKAN
Teori ini bertolak dari asumsi(anggapan) bahwa pada awal mulanya ada suatu masa yang luar biasa dengan jenis yang sangat besar. Akibat adaya reaksi inti maka massa luar biasa tersebut meledak dan berserakan kemudian mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat ledakan.
Setelah jutaan tahun, maka massa yang berserakan membentuk kelomp[ok-kelompok yang akhirya menjadi galaksi. Kelompok-kelompok it uterus bergerak menjauhi pusatnya. Teori ini didukung dari hasil bahwa galaksi-galaksi itu memang terus bergerak menjauhi titik pusat yang sama.
B. TEORI EKSPANSI DAN KONTRUKSI
Teori ini dilandasi pemikiran bahwa alam semesta mengalami siklus setiap 30 milyar tahun sekali, yaitu terjadinya massa ekspansi dan massa kontruksi. Pada massa ekspansi terbentuklah galaksi-galaksi beserta bintang-bintangnya. Ekspansi ini disebabkan adanya tenaga yang berasal dari reaksi inti hydrogen yang ada pada akhirnya membentuk berbagai unsure yang kemudian menyusut kembala karena mengeluarkan tenaga panas yang sangat tinggi.
BENDA-BENDA TATA SURYA
Matahari adalah sebuah bintang, sebuah pusat dari system tata surya yana jaraknya dari bumi 149.500.000 km. Dengan panjang garis tengah pada ekuatornya 1. 400.000 km. Wujudnya berupa gas pijar berbentuk bola dengan massa 332.000 kali massa bumi. Temperatur pada intinya tidak kurang dari 25.000.000 c, sedangkan pada permukaannya 6.000 c.
Matahari memiliki Sembilan buah planet yang bergerak mengelilinginya, enam diantaranya memiliki satelit-satelit yang juga bergerak mengelilimgi planetnya. Planet-planet terszebut adalah Merkuruius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto.
Asteroid dinamakan juga mineral planet, jumlahnya ribuan dengan garis tengah masing-masing kurang dari 300 mil. Dalam tata surya asteroid menempati ruang antara Mars dan Yupiter, terus bergerak mengitari matahari dangan orbit berbentuk elips.
Komet merupan bagian tata surya, bergerak pada orbitnya sendiri yang kadang-kadang mendekati matahari atau mendekati planet-planet Tersusun dari batuan, es, gas-gas yang encair dengan ekstrim, dan partikel-partikel debu kosmis yang memantul;kan sinar matahari.
Meteor adalah benda luar angkasa yang bergerak memasuki atsmorfer karena gaya tarik bumi. Akibat kecepatannya yang luar biasa dan gesekan daaangan udara, maka benda itu menjadi panas dan pijar.
BAB 3
BUMI SEBAGAI PLANET

Bumi merupakan salah satu dari Sembilan planet yang tetdapat dalam tata surya. Apabila dibandingkan alam semesta yang tak terbatas luasnya, Bumi sebernarnya hanyalah banda yang terlalu kecil sehingga dangan mudah dapat hilang dari penglihatan, dan hanya tampak sebagai titik yang tidak kelihatan.
Bumi disebut juga planet biru karena berwarna biru apabila dilihat luar angkasa. Planet ini sangat unik dalam tata surya karena terdaoat air dalam tiga fasa(padat, cair dan gas) sehingga bumi memiliki lautan dan kutub es serta terjadinya siklus hidrologi yang berkesinambungan. Di bumi juga berlangsung proses-proses geologis secara aktif, yaitu terjadinya daur(siklus) geologi yang menyebabkan permukaan bumi terus mengalami perubahan dan peremajaan sepanjang waktu.
Bumi dalam mengitari matahari dalam lintasan berbentuk elips dangan jaraj rata-trata terhadap matahari 149.500.000 km. Bentuk elips ini menyebabkan jarak bumi terhadap matahari selalu berubah-ubah. Perbedaan jarak bumi di titik terdekat dengan titik terjauh adalah 5 juta mil.

A. Gravitasi
Bentuknya yang unik menyebabkan permukaan bumi memiliki gaya tarik yang disebut gravitasi. Secara umum di wilayah kutub kekuatan gravitasinya lebib besar dari pada di kartulistiwa.Namun demikian, di beberapa tempat ada yang gaya tariknya di atas normal dan ada yang di bawah normal. Alat untuk mengukur besarnya gravitasi bumi adalah gravity meter. Gram.

B. Berat Jenis
Berat jenis lapisan kerak bumi berdasarkan dari contohbebatuan dan tanah adalah berkisar 1,5-3,4 gram dengan rata-rata 2,7 .





BAB 4
LAPISAN LUAR BUMI


Bagian atas atau bagian luar bumi secara garis besar di tutupi oleh tiga jenis lapisan, yaitu :
1. lapisan udara (atmosfer)
2. lapisan air (hidrosfer), meliputi samudra, laut, sungai, danau, dan air dibawah permukaan.
3. lapisan biosfer ( ruang limgkup kehidupan ) berkatitan dengan litosfer, atmosfer, hidrosfer .

A. ATMOSFERA
Bagian luar bumi yang paling atas diselimuti gas disebut atmosfera. Lapisan udara ini sangat penting untuk menunjang seluruh makhluk hidup di bumi.
Unsure-unsur utama atmosfer sebagian besar didominasi oleh Nitrogen (78,03%), Oksigen (20,99%), Argon ( 0,94%), dan karbondioksida (0,03%). Sedangkan unsure lainya adalah Argon (0,934%), Helium (00.005.24%), Hidrogen (0.000.000.5%), dan Metan (0,000,002%).
Ketebalan atmosfer bumi tidak merata, 90% massa udara terleta pada ketinggian 0-16 km. Selain itu, temperature atmosfera berubah terhadap ketinggian dari muka bumi dengan pola yang tidak sama. Berdasarkan pola perubahan temperature, maka atmosfer dari atas ke bawah di bedakan menjadi tiga lapis, yaitu :
1. troposfer
2. stratosfer
3. ionosfer
selain pembagian seperti diatas ada pula penambahan dengan dua lapisan lagi yaitu : eksosfer dan disispasisfer. Ada pula yang membagi menjadi empat, yaitu: trofosfer, stratosfer,termosfer dan eksosfer. Diantara troposfer dan stratosfer terdapat lapisan perantara bernama tropopause. Sedangkan antara stratosfer dan termosfer terdapat lapisan peralihan dengan nama mesosfer.

1. Trofosfer
Troposfera adalh lapisn paling bawah dan merupakan lapisan dimana terbentuknya hujan, awan, kilat, prahara dan sebagainya.
Tanda –tanda lapisan troposfer adalah :
1. kadar kelembaban udara berubah-ubah.
2. pergerakan udaranya berubah sangat cepat.
3. suhu menurun rata-rata 0,6 C untuk setiap pertambahan ketinggian 100 meter dari permukan laut maupun darat.suhu pada lapisan paling atas menca[ao -80 C untuk daerah khatulistiwa dan -55 C untuk aerah kutub.

Tekanan udara di atmosfera nilainya menurun pada tempat yang semakin tinggi, hal ini dikarenakan kolom massanya semakin berkurang. Garis-garis pada peta menghubungkan tempat-tempat dengan tekanan udara sama besarnya dinamakan isobar. Alat untuk mengukur tekanan udara adalah barometer.
Perbedaan tekanan udara dipermukaan bumi terutama disebabkan oleh pancaran matahari yang tidak merata.
Akibat lebih lanjut dari adanya perbedaan suhu dan pergerakan udara maka terjadilah siklus hidrologi seperti terjadinya hujan dan salju dsb.
Karbondioksida adalah unsure gas terberat di antara unsure-unsur gas yang terdapat di udara, itulah sebabnya unsure gas ini paling banyak terdapat pada lapisan-lapisan troposfer.
Karbondoksida merupan unsure yang dapat mencegah perambatan panas , sehingga panas dari pancaran sinar matahari ke bumi tetap tertahan dan tidak hilang kembali ke angkasa luar.
Troposfer banyak mengandung debu, partikel partikel debu yang yang sangat kecil kemungkinan merupakn inti untuk terjadinya kondensasi, yaitu perubahan uap air menjadi embun, sehingga berbentuk awan, kabut, forst dan hujan.

2. Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan yang menutupi bagian atas troposfer.dia antara keduanya terdapat lapisan perantara yang dinamakan sub-stratosfera.
Udara di stratosfer kering, dengan kelembaban nol, tipis, cemerlang, tidak berawan dan pergerakannya hanya horizontal.
Lapisan ozon berada di lapisan ini. Lapisan ozon penting sekali bagi kehidupan dibumi, karena apabila ozon tidak ada, maka radiasi ultra violet dari matahari akan langsung sampai ke matahari sehingga akan menggangu proses metabolisme seluruh makhluk hidup.

3. Ionosfer
Lapisan ionosfer dimulai dari ketinggian 75-80 km. di atas permukaan lautmenerus ke atas sampai batas terluar atmosfera. Dari pengamatan terhadap spekrtum sinar matahari di kutub, sinar meteor yang melintasi ionosfera maka di simpulkan lapisan udara ini mengalami ionisasi. Semakin udara terionisasi, semakin besar daya hantar listriknya.

B. HIDROSFERA
Hidrosfera merupakan lapisan bumi yang berupa air, yang mencakup samudera, laut, sungai, danu, rawa dan air dibawah permukaan laut. Ilmu yang secara khusus mempelajari sifat-sifat fisika dan kimia serta jasad hidup yang menghuninya dinamakan hidrologi.

1.Samudera dan Lautan
Samudera dan laut sling berhubungan satu sama lain. Biasanya laut menempati bagian pinggir atau menjorok kedalam benua/daratan.
Luaspermukaan air sekitar 2,5 kli luas permukaan daratan.
Permukaan air di planet bumi yang terdiri atas laut dan lautan secara umum dianggap sebagai permukan bersama.
Dalam dunia maritim kita dapat mengenali bagian-bagian yang terpisah yang masing masing memiliki karakteristik tersendiri, seperti kadar garam, temperature air, sifat arus, dan kondisi glasasi. Atas hal itu maka di bedakan adanya samudera atlantik, samudra pasifik, samudera hindia, samudera artik.
Pada kenyataannya benua-benua mempunyai lekukan garis pantai yang simpang siur dan rumit, tidak jarang lautan sampai mejorok ke dalam daratan. Hal ini menyebabkan terdapatnya bagian samudera di sebut dengan laut . seperti laut hitam, laut arab dsb.
Laut pedalaman adalah laut yang menjorok ke dalam antara dua atau lebih benua-benua, dan sering kali mempunyai satu atau beberapa cabang yang kecil. Laut seperti ini biasanya memiliki kedalaman dasr laut yang dalam. Laut semacan ini contohnya laut tengah.
Laut marginal disebut laut dangkal, adalah laut yang dasarnya bagian dari daratan benua yang permukaannya jauh lebih rendah daripada permukaan laut. Contohnya laut utara, laut bering dsb.
Peta yang menggambarkan kedalaman laut dan samudera disebut peta Bathymetri (menggambarkan topografi bawah laut). Bagian-bagian laut dibedakan menjadi:
1. dangkalan, kedalamannya sampai-200 meter.
2. lereng benua, kedalannya dari -200 sampai -2.500 meter
3. dasar samudera, kedalamannya dari -2.500 sampai -6.000 meter
4. dalaman, dasar lautnya lebih dalan dari -6.000 meter.
Di dekat benua dan busur kepulauan sering kali dijumpai dalaman . bagian samudera yang dalam dan memanjang dinamakan palung merupakan batas pertemuan antara tepian benua dengan tepian dasar samudera.

2. Komposisi Kimia Air Laut
Air laut mengandung garam-garam dan gas-gas yang terlarut di dalamnya. Kendatipun semua jenis unsure terdapat dalam air laut, tetapi hanya berapa saja yang penting seperti , Khlor, Natrium, Sulfat, Magnesium, Kalsium, Kalium, Bikarbonat.
Didalam air laut juga terlarut beberapa unsure gas, terutama oksigen, karbondioksida dan amonik.

3. Sifat Fisika Air Laut
Matahari yang menyinari lautan cahayanya hanya menembus permukaan air sampai -200 meter saja. Oleh karena sinar matahari di butuhkan untuk proses fotosintesis, maka pada kedalaman lebih dari -200 meter tanaman tidak dapat tumbuh lagi.
Akibat adanya gaya tarik bulan dan matahari menyebabkan air laut terus bergerak. Perubahan tekanan udara di berbagai tewmpat di lautan , juga dapat mengakibatkan terjadinya aliran air laut pada permukaannya. Penyebab lain terjadinya gerakan air laut adalah naik turunya temperature air , penguapan dan pencairan es di kutub.
Tiupan angina di atas laut jug adapt menyebabkan terjadinya gelombang-gelombang laut.
Pengaruh gaya tarik bulan dan matahari mengakibatkan permukaan air laut di sepanjang pantai menjadi pasang dan surut.




4.Sungai
A. Voyeikov, seorang hidrolog rusia menyatak bahwa sungai dapat di bgi menjadi tiga :
a. sungai yang berasal dari es dan salju yang mencair.
b. sungai yang airnya berasal dari hujan.
c. sungai yang berasal dari es dan salju yang mencair dan sebagia dari hujan.

Debit aliran sungai ( Q ) adalah banyaknya air yang melalui suatu penampang per satuan waktu. Besarnya debit sungai tergantung pada musim.
Air tanah (ground water) juga selalu memberikan kontribusi terhadap air sungai. Wilayah daratan yang seluruh airnya baik di atas maupun di bawah permukaan masuk kesuatu sungai di sebut drainage basin atau Daerah Aliran Sungai (DAS).
Beberapa sunagi terbesar di dunia , sungai amzone (USA),sungai Nil (Mesir) dll.

5.Danau
Danau adalah lembah atau cekungan di daratan yang berisi air dan merupakan waduk alam.
Kejadian suatu danau alami disebabkan oleh :
• kegiatan tektonik yang menimbulkan patahan dan amblesan pada permukaan bumi.
• Akibat ledakan gunung ap yang membentuk kawah.
• Akibat [engikisan oleh glacial.
• Tertutupnya lembah sungai oleh massa batuan yang longsor
• Danau-danau bawah tanah akibat proses kimiawi pada batu kapur.

C. BIOSFERA
Biosfera adalah suatu lapisan atau zona yang dapat mendukung adanya proses kehidupan, yaitu mencakup atmosfera, hidrosfera, dan litosfera.
Biosfera merupan sumber energi paling aktif yang paling mampu menggerakkan massa yang besar yang terdapat di permukaan bumi.









BAB 5
LITOSFERA

Litosfera adalah lapisan kerak bumi. Litosfera merupakan lapisan kulit bumi yang paling luar dengan ketebalan rata-rata sekitar 1.200 km. lapisan ini terdari lapisan sial yang bersifat granites pada bagian atas,banyak mengandung silisium dan alumunium. Dan lapisan sim yang bersift basaltis pada bagian bawah, banyak mengandung silisium dan magnesium.
Dibawah litosfer terdapat lapisan selubung atau mantel,bagian paling dalam adalah inti bumi (core), biasanya di sebut nife karena terdiri dari nikel (Ni) dan besi (Fe).
Mineral-mineral adalah komponen batuan yang membentuk lapisan kerak bumi.

A.Kristal
Kristal adalah benda padat homogen yang di batasi oleh bidang-bidang rata, mmiliki gambaran luar dari struktur atom yang teratur yang ada di dalamnya. Mineral yang berada dalam bentuk kristal, maka molekul-molekul, atom-atom, dan ion-ion dari setiap unsurnyatersusun teratur dan membentuk suatu spatial lattice, yaitu ruang yang dibentuk oleh garis-garis.

B.Mineral
Mineral didefinisikan sebagai suatu benda padat homogen yang terdapat di alam, terbentuk secara anorganik, mempunyai komposisi kimia pada batas-batas tertentu dan memiliki atom-atom yang tersusun secr teratur. Mineral-mineral adalah komponen pembentuk kerak bumi.

C.Batuan
Batuan adalah kumpulan dari stu atau lebih mineral, batuan penyusun kerak bumi berdasarkan kejadiannya, tekstur, dan komposisi mineralnya dapat dibagi menjadi tiga :
1.Batuan beku
Batuan beku berasal dari magma yang mengalami pendinginan. Magma adalah larutan silikat yang sangat panas.
Batuan beku terdiri atas kristal-kristak mineral dan kadang mengandung gelas. Batuan beku di bagi menjadi tiga :
a. batuan beku dalam ( plutonik) terbentuk jauh di bawah permukaan bumi.
b. Batuan beku korok (hypabisal) terbentuk pada celah-celah atau pipa gunung api.
c. Batuan beku luar (efusif) terbentuk di dekat permukaan bumi.

Berdasarkan komposisi kimianya , batuan beku dibagi menjadi lima kelompok :
a. batuan beku ultra basa
b. batuan beku basa
c. batuan beku menengah
d. batuan beku asam
e. batuan beku alkali


2. Batuan Sedimen
Material yang di endapkan dari proses pelapukan akan mengalami litifikasi yaitu mengeras menjadi batuan yang di sebut batuan sediment.
Berdasarkan tempat terbentuknya batuan sediment dibagi menjadi tiga yaitu :
a. sediment laut
b. sediment darat
c. sediment transisi

berdasarkan proses pengendapannya sediment dapat dibagi menjadi :
1.sediment klastik
Terdiri atas kumpulan fragmen batuan, matriks, dan semen. Penaman batuan ini umumnya berdasarkan besar butirnya.
Breksi dan konglomerat adalah batuan sediment yang ukuran fragmenya lebih besar 4 mm , fragmen yang besar ini disebut fragmen. Apabila kompomennya runcing disebut breksi, apabila bulat disebut konglomerat.

2. sedimen kimia
Batuan sediment kimia terjadi akibat penguapan (evaporasi)
3. sediment organic
Batuan sediment organic berasal dari akumulasi flora dan fauna yang telah mati.

C. Batuan metamorf
Batuan metamorf adalah batuan hasil ubahan dari batuan asal yang telah ada. Akibat adanya penambahan tekanan dan temperature.

D. Daur Batuan
Daur batuan adalah perputaran perubahan batuan dari mulai suatu jenis batuan asal menjadi batuan jenis lainnya dan kembali lagi menjadi jenis batuan asal.


















BAB 6
PENENTUAN UMUR BUMI

dalam penentuan umur bumi,pengetahuan geologi telah melakukan penafsiran dengan berbagai macam cara misalnya dengan penghitungan berdasarkan kandungan garam dilaut, analisis endapan warpa,dan analisis radiometri.

A. Kadar Garam Dilautan
Kadar garam dilautan dijadikan dasar perhitungan untuk menghitung usia bumi pada mulanya air laut itu tawar karena air tersebutberasal dari hasil presipitasi atmosfirik yang sama sekali mengandung garam .keasinanaya disebabkan oleh larutan garam-garam yang brasal dari daratan yaitu hasil dari disintegrasi btuan yang dibawa oleh sungai ke lautan.
Oleh karena itu, maka dapat di hitung umur lautansejak pertama kali mengalami keasinan.

B. Warpa
Dengan melakukan perhitungan tehadap jumlah seluruh pasangan lapisan warpa disuatu daerah,maka akan diperoleh nilai waktu yangdiperlukan untu membentuk onggokan endapan warpa ditempat tersebut. Dari perhitungan endapan,yangterdapat dibeberapa danau ,diperoleh angka angka umur antara 15000-20000 tahun

C.Erosi Makan Ke Hulu
Aliran sungai secara terus-menerus akan melakukan erosi atau pengikisan terhadap batuan yang dilaluinya.Pada daerah air terjun proses erosi tersebut akan berjalan dari bagian hilir ke hulu yang dikenal dengan nama Erosi Makan Ke Hulu. Proses ini menyebabkan dinding air terjun akan terus berubahatau bergeser kearah hulu dari waktu kewaktu

D.Radiometri (DATING)
Pada tahun-tahun belakangan ini telah ditemukan metoda atau cara untuk menentukan umur absolute (mutlak) bumi dengan cara radiometri.metoda ini didasarkan adanya bukti bahwa atom tersusun dari unsure-unsur ternyata tidak stabil, terutama atom dari unsure-unsur radioaktif,seperti Uranium(U) dan Thorium (th). Unsur –unsur tersebut sepanjang masa mengalami disintegrasi atau meluruh (decay) secara berkesinambungan dan membentuk unsure unsure lain.











BAB 7
FALSAFAH DASAR GEOLOGI

Sebagai satu-satunya tempat berpijak dan sekaligus menyangkut hajat hidupnya,maka sejak dulu kala manusia selalu memperhatikan mengenai bumi ini. Selain memberi kehidupan bagi manusia dan makhluk-makhluk lainya,peristiwa-peristiwa yang terjadi di bumi juga taka rang menjadi ancaman bagi keselamatan nyawanya.

A.Katatrophisma VS Uniformitarianisma
 Katatrophisma→hasil pengamatan oleh Baron Georges Cuvier dimana menurut teori ini bahwa selama 40.000tahun terakhir bumi ini telah terjadi 4 kali bencana(malapetaka) yang menyebabkan kepunahan fauna dan kemudian tercipta fauna baru.Namun peristiwa ini tak dapat disaksikan.Konon malapetaka terakhir terjadi saat jaman banjir besar nabi Nuh
 Uniformitarianisma→
 Teori diatas ditentang oleh James Hutton dan Charles Lyel mereka menyatakan bahwa malapetaka itu hanya bersifat lokal. Perubahan dibumi akibat proses fisika dan kimia yang berangsur-angsur dan dapat disaksikan.Konsep tersebut dinamakan Uniformitarianisma yang menyatakan bahwa kejadian actual seperti yang sekarang ini,berlangsung pula secara tetap pada masa lalu(gejala alam yang besar terjadi karena proses yang lambat dan kontinu

B.Hukum Datar Asal
Teori ini menyatakan bahwa pada mulanya endapan sendimen dalam air terdiri atas pelapisan yang kedudukanya hamper mendatar. Namun secara lengkapnya sebagai berikut “sendimen dalam air kedudukanya hamper datar atau sejajar dengan bentuk permukaan dan cekunganya.

C.Hukum Supersisi
secara dasar dinyatakan bahwa lapisan batuan yang dibawah lebih tua daripada yang diatasnya kenyataan dilapangan menunjukan bahwa didaerah pegunungan lipatan,pelapisan endapan sendimen telah miring atau terbalik sehinggga setelah dipertimbangkan hokum ini menjadi “dalam keadaan yang belum terganggu oleh gaya pelipatan atau pembalikan,maka lapisan yang terletak dibawah lebih tua daripada lapisan diatasnya.

D.Azaz Korelasi/Penasbahan
Setiap lapisan batuan yang mengandung fauna yang sama berarti memiliki umur geologi yang sama,kendatipun letaknya berjauhan. Penasbahan memiliki 2 metode yaitu korelasi batuan dengan berdasarkan pada kesamaan kandungan fosil dan korelasi batuan dengan berdasarkan pada kesamaan cirri fisiknya.




E.azaz pemotongan
Azaz ini menyatakan bahwa “umur batuan yang memotong lebih muda daripada segala massa batuan yang dipotongnya.sebagai contoh Xenolit lebih tua daripada unsure yang membawanya
F.Daur Geologi
Pertamanya orang mengira bahwa corak roman muka bumi sedah ditetapkan pada zaman dahulu kala, dan sekarang hanya perubahan-perubahan setempat saja yang sedang berlangsung akibat adanya erosi,letusan gunung api,dan gempa bumi.







BAB 8
FOSIL

kata fosil berasal dari bahasa latin”fossilis”yang artinya yang digali atau “fodere”yang berarti menggali. Sedangkan pengertian fosil dalam hal ini adalah segala sisa peninggalan binatang atau tumbuhan yang telah membatu dan terawetkan. Ilmu yang mempelajari fosil dinamakan paleantologi

A.Perkembangan Kehidupan
Untuk mempelajari fosil maka diperlukan pengetahuan tentang kehidupan zaman sekarang.Hal ini disebabkan kehidupan pada zaman purba pada dasarnya tidaklah berbeda dengan kehidupan saat ini.
Pendapat para ahli
 William Smith(1769-1839)→menyatakan bahwa tiap lapisan batuan yang mempunyai umur tertentu ternyata kandungan fosilnya juga tertentu
 Cuvier(1769-1832) →menyatakan bahwa fosil-fosil vertebrata yang telah dikumpulkan pada cekungan paris adalah sisa hewan yang pernah hidup zaman purba
 Lamark(1744-1839) →menyatakan bahwa dalam sejarah pertumbuhan kehidupan,hewan yang hidup sekarang terjadi dari pertumbuhan hewan yang telah mati atau telah punah lebih dahulu

B.Proses Pemfosilan(FOSILISASI)
Betapapun tidak terhitung jumlah species flora dan fauna yang terdapat dibumi namun dari jumlah tersebut setelah mati hanya sedikit saja yang dapat tersimpan menjadi fosil.sebagian besar hancur dan membusuk tanpa bekas akibat proses alam
Berikut syarat syarat agar dapat menjadi fosil,suatu organisme setelah mati harus segera bebas dan terlindung dari proses pembusukan,perusakan dan pelarutan.Hal ini hanya mungkin terjadi bila
 Organisma yang mati harus segera ditutup oleh sendimen sehingga terhindar dari oksigen
 Organisma yang mati harus jatuh/berada pada suatu tempat yang keadanya tidak memungkinkan berkerjanya bakteri pembusuk
 Organisma harus memiliki rangka yang kuat

C.Penamaan Fosil
Tata cara penamaan fosil dipelopori oleh seorang sarjana swedia yang bernama Carl Von Linne(Lineus) yang hidup pada tahun 1707-1778.penamaaan fosil dilakukan dengan menggunakan bahasa latin yang terdiri dari 2 kata yang dituliskan terpisah(binomial nomenclature).
Kata pertama menunjukan nama genus yang penulisanya harus diawali huruf besar(KAPITAL). Kata kedua menunjukan nama species yang semuanya harus ditulis dengan huruf kecil kedua kata harus dituliskan miring atau digaris bawahi. Penulisan nama fosil juga disertai pula dengan nama penemunya (ditulis dengan huruf besar)


BAB 9
GAYA-GAYA GEOLOGI

A.Gaya Eksogen
Gaya eksogen ialah gaya yang berkerja pada kulit bumi yang berasal dari luar sebagai akibat adanya aktivitas atmosfera,hidroefera dan biosfera. Gaya ini mengakibatkan perusakan atau perombakan muka bumi melalui proses pelapukan,erosi,tanah longsor,dan sebagainya.
Secara umum ada 3 jenis aktivitas manusia yang berdampak geologis,yaitu kegiatan bidang pertanian,penggalian sumber daya,dan konstruksi
Pertama,kegiatan pertanian. Pembajakan sawah dan penggunaan pupuk yang menyuburkan tanah yang pada akhirnya mempercepat proses denudasi(mempercepat pelapukan dan erosi)
Kedua, kegiatan menggali sumber daya alam .dalam bidang tambang,jelas manusia akan melakukan penggalian mulai dari skala kecil hingga besar-besaran
Ketiga, kegiatan dibidang konstruksi.dalam kegiatan ini manusia membangun konstruksi raksasa yang permanent diatas permukaan tanah.pondasi pondasi yang sangat dalam dibuat untuk menopang pencakar langit dan pabrik pabrik besar lainya

B.Gaya Endogen
Gaya endogen berasal dari dalam bumi,berlangsung secara sangat lambat namun kekuatanya sangat hebat.gaya ini dapat menyebabkan bentangan pegunungan tua yang dulunya merupakan dasar laut atau sebaliknya
Aktivitas gaya endogen lainya dapat berjalan tidak lagi terasa karena sangat lambat tetapi pasti,diantaranya proses pelipatan batuan serta gerak orogenesa dan epirogenesa,yaitu pembentukan rangkaian pegunungan
Proses pelipatan batuan,lebih lanjut akan menyebabkan batuan menjadi retak dan patah sehingga sesar yang akan menimbulkan gempa tektonik
Alfred Wegener(1880-1930)pada tahun 1915 menyatakan bahwa konon pada 250 juta tahun yang lampau semua benua adalah 1 daratan yang dinamakan Pangea dan hanya ada 1 lautan yang disebut Panthalassa
















BAB 10
PELAPUKAN

Pelapukan (wheatering) adalah peristiwa penghancuran atau dekomposisi batuan yang tarjadi diatas permukaan bumi sehingga batuan berubah dari wujud sebelumnya
Factor-faktor pelapukan terdiri atas empat komponen (merupakan fungsi dari),yaitu:
1. jenis batuan
2. topografi
3. iklim dan organisma
4. waktu
mineral-mineral yang terbentuk pada suhu tinggi tidak stabil apabila berada pada suhu ruangan sehingga mudah mengalami pelapukan.semakin tinggi suhu pembentukanya,maka mineralnya akan semakin mudah meapuk,misalnya olivine lebih mudah lapuk dibandingkan piroksen dan piroksen lebnih mudah lapuk dibanding amfibol
proses pelapukan di daerah bertopograsi lereng cukup terjal maka bahan bahan yang dihasilkan pada proses akan berangsur angsur pindah ke bawah akibat gravitasi. Dengan demikian permukaan batuan yang mengalami pelapukan akan terbuka sehingga pelapukan terjadi secara intensif
berbeda pada daerah bertopografi lebih datar ,material hasil pelapukan pada daerah ini akan tetap berada pada tempatnya dan terus menutupi batuan asalnyatingkat kelembaban uyang tinggi dan suhu udara yang relative panas serta akar tumbuhan juga memicu pelapukan
pelapukan yang terjadi berdasarkan prosesnya dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. pelapukan fisika
2. pelapukan kimia

A.Pelapukan Fisika
Pelapukan fisika atau disintegrasi merupakan pelapukan yang berlangsung secara mekanis yang disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1. pengaruh sinar matahari
2. pengaruh panas
3. beku celah
4. tekanan garam
5. aktivitas organisma
1.pengaruh sinar matahari
Terjadi karma proses insolasi.penyerapan panas pada permukaan batuan
2.pengerjaan panas
terjadi karena koefisien muai panjang suatu benda
3.beku celah
Terjadi karena penyimpangan anomaly air,air juga akan mengembang dan menyusut
4.tekanan garam
Proses absorbsi air dan tekanan yang menyebabkan hancurnya batuan
5.aktivitas organisma
Pelapukan yang didasari suatu organisme contohnya oleh lumut

B.Pelapukan Kimia
Pelapukan kumia atau dekomposisi . proses ini terjadi karena reaksi kimia suatu batuan terhadap unsure lain sehingga menyebabkan lapuknya batu.
Selama proses pelapukan diantaranya batuan akan mengalami pengelupasan(exfoliation),membentuk lempenyan(sheeting).pengelupasan akibat tekanan pada bagian atasnya akan membentuk rekah kecil dan berangsur hancur
Denudasi berlangsung secara kontinu menyebabkan tekanan penutup batuan semakin berkurang dan akhirnya hilang akibatnya permukaan batu bagian bawah yang semula tertekan berubah menadi lembaran




BAB 11
GAYA ANGIN


Angin adalah udara yang bergerak,oleh karena itu angin merupakan suatu gaya yang dapat merusak,tetapi juga dapat membangun.
Kekuatan hembusan angintergantung pada kecepatannya.pada kecepatan tertentu angin mempunyai daya angkut tertentu pula.angin topan dan angin puyuh yang kecepatanya mencapai lebih dari 50m/detik,merupakan angin yang bersifat destruktif(merusak).
Apabila kecepata angin 0m/detik dikatakan tidak ad angin.kecepatan angin 0,9 – 2,4m/detik dinamakan angin lemah.ulai 15,5m/detik angin kencang,dan mulai 30,5m/detik dinamakan angin rebut.

A.DEFLASI DAN KORASI
Angin berperan dalam menjalankan salah satu fungsi gelogi,diantaranya dapat melakukan pengikisan dan mengngkut bahan-bahan hasil pengikisan tersebut.dan mengendapkanya di tepat lain. Prses pengikisan leh agin dinamakan deflasi.
Apabila anginnya mengandung butiran pasir prses pengikisanya disebut korasi.
Sedangkan endapan yang dihasilkan dinamakan endapan eolis.

Beberapa wilayah di bumi yang sangat terpengaruh leh adanya tiupan angin seperti daerah gurun(disert) atau semi gurun (semi disert)

Fluktuasi temperature d daerah gurun dalam sehari mencapai 60C bahkan dapat mencapai 100C.kndisi seperti ini dpat menyebabkan pelapukn fisika berjalan sangat intensif dan membuat hasil – hasil pelapukan di permukaan tanah menjadi mudah terkikis dan tarbawa angin.
Anin tidak saja berhembus pada arah mendatar tetapi juga vertical yang mengakbatkan unsurtanah dan benda lainnya terlempar dari permukaan bumi ke udara.
Sepanjang perjalanan ,butiran-butiran material yang terbawa angin dapat hinggap dan menempel paf\da benda-benda yang dlewati. Sehingga membentuk lapisan .lapisan tu juga dapat kembali terkikis leh prses krasi.
Proses krasi membuat batuan di daerah gunung mempunyai bentuk-bentuk yang aneh,diantaranya batu jamur(cendawan) terjadi akibat krasi di atas tanah lebih kuat,sebab butiran pasirnya lebih besar daripada yang di atasnya.
Numulit,terjadi karena krasi menggerus bagian batuan yang lunak.

B.PENGENDAPAN OLEH ANGIN
Angin yang mengagkut butiran pasir dan bahan-bahan lepas lainnya pada suatu waktu keceptannya akan menurun sehingga muatannya terendapkan.
Keccepatan angin dan ukuran butiran material menentukan jarak pengendapan terhadap psisi awal deflasi.
Dune dan sand dune adalah bukti pasir rendah di daerah pantai yang terbentuk leh aktifitas angin.
Dune terdiri dari 2tipe ,yaitu bukit pasir tanpa vegetasi dan bukit pasir dengan vegetasi.
Aktivitas angin jug membentuk lss atau lsses,yaitu endapan pasir halus mengandung gamping warna kekuningan sampai cklat dan tidak berlapis.
Tanh lss di Cina merupakan daerah yang subur.




BAB 12
GERAKAN SALJU DAN ES


Untuk dapat berbentuk salju dan es diperukan temperature di bawh nl derajat celcius.Di daerah artik ,kutub utara suhu di bawah nol derajat celcius dujumpai sampai kedalaman 600 mater di bawah permukaan bumi.Di bawah permukaan bum terdapat suatu garis yang membentuk suatu lapisan zna yang suhunya di bawah nl derajat celcius.lapisan ini di sebut cryosfera atau homosfera.semakin menjauhi daerah kutup ,ketinggian permukan dasar lapisan ini semakin naik ,atau ketebalannya semakin tipis.
Didaerah khatulistiwa hanya terdapat dua tempat yang memilki lapisan salju,yaitu di puncak Gunung Jaya Wijaya(Irian-Indnesia) dan Gunung Kalimanjaro(Afrika)
Glester adalah kumpulan massa es berbutir atau salju yangbergerak lambat akibat gaya grafitasi.
Es adalah bentuk transfrmasi dari salju yaitu sewaktu massa salju berakumulasi maka akan menjadi padat akibat tekanannya sendiri.
Glister terdapat di wilayah kutub yang beriklim sangat dingn.
Saat ini luas glester di permukaan bumi sekitar 10%,lainnya terdapat di pegunungan –pegunungan tinggi .selain iklim ,morfologi ,dan sebagainya.
Glester dapat di bedakan beberapa tipe yaitu:
1.tipe gunung(alpen tyipe)
2.tipe dataran tinggi (scandinafian type)
3.tipe continental(Greenland type)

Tipe glester gunung dan dataran tinggi mencakup 98,5% dari seluruh glester yang ada .di khatulistiwa ,yaitu di Indonesia batas salju terdapat pada ketiggian sekitar 4.750 meter yaitu di puncak Jaya Wijaya.Glester tipe gunung relative kecil glester tipe ini terutama terdapat di wilayah Kaukasus,Shan,Pamir,Pegunungan Altai,dan Alpen.
Tibat adalah daerah yang amat kering dengan ketinggian batas salju pada 6.500 meter.
Glester tipe dataran tinggi banyak terdapat di Skandanavia,menempati gunungan-gunungan yang puncaknya datar dengan lapisan es yang tebal.
Glister tipe ini seperti yang terdapat di gunung Elsus(Kaukasus),dan Kalimanjaro(Afrika).Glister tipe kontinen tersebar di wilayah – wilayah kutub dengan areal sangat luas seperti yang terdapat di Antartika(Kutub Selatan),Greenland(Kanada)serta tempat lainnya.

GERAKAN ES

Lawinan atau avalan (avalanches) adalah pergerakan massa salju secara mendadak.selama dalam pergerakannya glister mengalami pencairan dan penguapan.Es bergerak (glester) seperti benda plastis,dengan laju sangat lambat ,yaitu hanya beberapa millimeter sampai puluhan centimeter setiap hari.Glester kontinen pergerakannya lebih cepat yaitu 20 sampai 40 meter per hari,tergantung ukuran massa es dan kemiringan lereng tempat glister itu meluncur.

Gerakan pengikisan oleh glister menjadi semakin hebat apabila banyak membawa batuan dan kecepatannya semakin tinggi .semua batuan sepanjang lintasan yang dilalui glister akan tergusur seperti proses pembajakan sawah.oleh karena itu proses ini juga di sebut dengan pembajakan glacial atau exarasi(exaration)
Endapan hasil aktivitas glister dinamakan Moraine.

Moraine terdiri atas berbagai material yang saling terpisah ,yaitu tanah liat pecahan batu,dan batu koral.
Tiga jenis moraine yaitu:
1.lower moraine,terletak di bagian bawah glacial.
2.lateral moraine,terletak di pinggir glacial.
3.internal moraine,terletak di dalam glacial.

Pecahan batu yang diendapkan setelah pergerakan glacial berhenti dan es mencair disebut terminal morine,
Sedangkan pecahan batuan lainnya yang berserakan pada lapisan es dekat glister dinamakan Ground moraine.Morain-morain lateral yang terbawa oleh glister tersebut juga akan bergabung membentuk moraine terpadu yang dinamakan morain medial.
Pada saat es mencair maka permukaan air sungai bertambah tinggi dan membentuk suatu jaringan arus yang memancar dibawah tubuh gletser. Pada ujung suatu gletser dapat terbentuk rongga yang dinamakan grotto,yaitu tempat mulainya keluar air akibat mencairnya es.

Sungai yang airnya berasal dari mencairnya glacial ini dinamakan sungai glacial atau flufioglasial. Batuan sedimen yang terbentuk di sungai glacial dinamakan endapan flufiogesial atau endapan equeoglasial




















BAB 13
SUNGAI

Selain sebagai salah satu sumber air kehidupan, sunai memiliki tenaga ntuk merusak dan sekaligus membangun, yaitu dengan mengendapkan kembali material-material yang dibawa dari hasil perusakannya.
Negara Zimbabwe dan Zambia sector perekonomiannya sangat mengandalkan tenaga listrik yang dihasilkan dari bendungan Karibia di sungai Zambesi. Sebagian air minum Kota Jakarta dipasok dari air yang terdapat di Wduk Jatiluhur, yaitu bendungan yang dibuat pada aliran Sungai Citarum .
Berbagai sungai sampai sekarang masih banyak yang dipergunakan sebagai jalur transportasi utama, seperti yang terdapat di Kalimantan dan Sumatera. Sungai Themes di Inggris, Sungai Mekong Asia Selatan, Sungai missisipi di Amerika,Sungai Nil Afrika, dan Negara-negaralainya juga masih digunakan sebagai jalur transportasi. Air sungai juga dianggap air suci, seperti anggapan orang indiadan Pakistan terhadap Sungai Gangga dan Brahmaputra.
Andapan material yang diakibatakan oleh kegiatan air sungai tak jarang mengandung bahan logam seperti timah dan emas. Endapan logan seperti ini dinamakan endapan placer, misalnya timah di Pulau Bangka dan emas di Pulau Kalimanatan.
Selain memberikan begitu banyak manfaat, sungai juga sesekali menajadi sumber bencana dan malapetaka.Salah satu banjir terbersar dalam sejarah terjadi pada tahun 1993, saqat itu tepi Sungai Kuning di Cina jebol, 3,5 juta terbunuh.

A.GENESIS SUNGAI
Air sungai berasl dariatmosfera melalui presipitasi (precipition),yaitu hujan, salju dan gletser yang mengalir dipermukaan bumi dengan membentuk saluran-saluran.Pertama kali aliran ini membentuk alur-alur kecil yang dianamakan gully.

Apabila anak-anak sungai hanya berair pada musim hujan saja(airnya berasal dari hujan),maka dinamakan sungai intermiten. Wilayah daratan yang seluruh airnya, baik yang di atas maupun di awah permukaan masuk ke suatau sungai disebut drainage basin atau Daerah Aliran Sungai (DAS). Areal DAS juga merupakan daerah tangkapan air hujan atau disebut catment area(baca kembali tentang Hidrosfera )

B. EROSI DAN PENGENDAPAN
Di daerah pegunungan, sungai-sungai memiliki kemiringan aliran (gradient) yang beasrsehingaga aliranya lebih daras dan proses erosilebih kuat kea rah dasar sungai (arah vertical). Hal ini menyebabkan penampung sungainya menpunyai bentuk menyerupai huruf V.Sungai dengan penampang huruf V juga menandakan bahwa sungai tersebut masih dalam stadium muda.

Apabila aliran sungai memliki jeram atau air terjun, maka erosi yang terjadi pada dindingjeram kan bergarak kea rah hulu (up stream),yaitu berlawanan dengan arah alirna air sungai. Oleh karena itu, erosi ini dinamakan erosi makan ke hulu.
Semakin kea rah hilir gradient sungai semakin berkurang. Daerah ini lebih landai, kekuatan erosi lebih seimbang, baik ke arah dasar(vertikal) maupun ke arah samping (lateral/horizontal). Sepanjang aliran ini terjadi proses cut and fill, yaitu selain erosi,juga sekaligus terjadi perose pengndapan (sendimentasi).

Pola pengaaliran sungai adalah bentuk hubungan antara anak-anak sunagai dengan sungai induknya. Pola ini tergantung pada beberapa factor geologi seperti jenis batuan,kemiringan lereng, struktur geologi(lipatan,kekar,pahatan),serta beberapa factor geologi lainya.

Di daerah-daerah yang datar, aliran sungai akan membentuk pola pengaliran yang disebut anastomik.Arah ailranya berkelak kelok dan banyak di jumapai beting-beting sunagi dan nusa, menanadakan stadiumnya telah dewasa.pada stadium lebih lanujt (tua)kelokan-kelokan sungai akan terpotng dan terisolasi membantuk oxbow lake (danau berbentuk tapal kuda).sungai-sungai yang sepreti ini dinamakan meandering. Di Indonesia sunagi-sungai seperti banyak dijumpai di Pulau Kalaimanyan dan Irian.

Tempat-tempat yang selalu terlanada banjir ini dinamakan daerah daratan limpah banjir (flood plain).

Batuan-batuan yang dierosi dan diangkut oleh arus sungai akan diendapkan kembali di tempat-tempat lain yang arus sungainya kecil, yaitu pada daerah yang relatif datar. Batuan sendimen yang terbentuk dari hasil aktivitas sungai ini dinamakn endapan alluvial atau alluvium.

Endapan sendimen yang terdapat di sepanjang aliran sungai adkalanya banyak mengandung butiran-butiran mineral berharga sepertoi emas, timah, dan mineral-mineral lainya. Endapan mineral yang disebabkan aktivitas sungai seperti ini dinamakn endapan placer atau endapan letakan.

Posisi atau tempat terdapatnya endaapn placer sungai, yaitu pada belokan-belokan yang menjorok ke arah sungai. Pada bagian ini kekuatan arus sungai relative kecil sehingga berlangsung proses sendimentasi (fill=pengisian). Sebaliknya, pada belokan sungai yang menjorok kea rah darat arus sungainya sangat kuat sehingga terjadi proses erosi (cut=pemotongan).












BAB 14
MAGMATISMA

Lapisan kulit bumi (litosfera) terus mengalami perubahan bentuk sepanjang waktu,selain disebabkan kekuatan dari luar yang dinamakan gaya eksogen juga akibat kekuatan yang timbul dari dalam yaitu gaya endogen.

Aktivitas endogen diantaranya menyebabkan perambatan magma ke lapisan kerak bumi.
Bumi adalah massa padat yang memiliki kaseimbangan thermodinamika pada berbagai kedalaman .

Di dalam bumi terdapat batuan dalam bentuk fasa cair dan panas yang dinamakan magma.
Magma merupakan larutan silikat yang sangat panas ,mengandung sulfide ,oksida,dan volatile(gas).

Magma yang terletak jauh du dalam permukaan bumi dinamakan sumber magma(magma source) dari sumber magma mengalir dan terkumpul pada suatu tempat yang dinamakan kantong magma(magma chamber)
Dapur magma terletak pada kedalaman 60 km.

Burn (1911) menyatakan bahwa temperature magma dalam bumi sekitar 1.100ÂșC.

Magmatisma adalah peristiwa penerobosan magma melalui rekahan dan celah pada litosfera yang tidak sampai permukaan bumi.
Proses penerobosan magma yang tidak sampai ke permukaan bumi dinamakan intursi.
Sedangkan penerobosan magma yang sampai keluar permukaan bumi di sebut Erupsi.

A. PEMBENTUKAN BATUAN BEKU
Terdapat dua macam magma ,yaitu magma asam(granitik) dan magma basa (basaltic)Sifat magma basalt lebih encer (cair) serta suhunya lebih tinggi dari pada magma granitiik.Apabila temperature magma turun maka akan terjadi kristalisasi,dan membentuk batuan beku.Berdasarkan letak kristalisasinya ,batuan beku diklarifikasikan menjadi batuan intrusi(abyssal),korok(hypabyssal) dan efusit (efusife).
Batuan beku dalam (intrusi) mineral-mineralnya terlihat jelas dalam bentuk kristak-kristal yang besar ,sedangkan pada batuan beku luar(efusif) bentuk mineralnyasangat halus.Korok(hypabysal)bentuk mineralnya campuran antara kristal kasar dan halus.Salah satu bentuk batuan efusif adalah lava,yaitu cairan magma yang mengalir dan membeku dipermukaan bumi. Proses pembekuan pada lava berlangsung sangat cepat dengan meninggalkan jejak berupa lubang-lubang bekas keluarnya gas yang dinamakan tekstur vesicular.
Apabila lubang-lubang tersebut telah terisi mineral ,maka nama teksturnya amigdaloidal.
lava yang membeku dalam air kan mempunai bentuk yang khas ,yaitu menyerupai bantal sehingga dinamakan lava bantal.dalam perjalanan dari sumbernya ke permukaan bumi,magma akan mengalami diferensiasi,yaitu proses yang menyeabkan terjadinya perubahan baik secara komposisi maupun sifat-sifat fisik lainnya.
Prosesbercampurnyamagam dengan batuan yang diterobosnyaii dinamakan asimilasi.terjad pada magma persilik yang menembus batu kapur yang kaya akan kalsium(Ca).hasilnya akan menyebabkan magma tersebut kehilangan sifat keasamannya karena adanya penambahaan unsur Ca yang berasal dari bat kapur yang mencair. Damikian juga dengan magma basik yang kaya akan unsure silika(Si) seperti batu pasir kwarsa.
Baberapa proses lain adalah proses diferensiasi gravity, diferensiasi kristalisasi,fraksinasi,dan pemindahan gas.
batuan-batuan intrusi yang terbentuk jauh di kedalaman bumi akan memiliki tekstur holokristalin.yaitu seluruhnya terdiri atas kristal-krisatal.yang menyebabkan proses pembekuan dan pendingimnan sangat lama.abtuan ini contohnya: granit ,syienit,granodiroit,diroit,dan grabo.Apabial pembekuannya dekat permukaan bumi maka batuan beku yang terbentuk akan bertekstur hypokristalin atau merokristalin.contoh batuan ekstrusi antar lain rhyolit (≈granit)trachit(≈syenit),dasit(≈granodiorit),andesit(≈diroit),dan basalt(≈gabro).
























Bab 15
Volkanisme
Gunung menyimpan bahaya yang amat dahsyat .gunung yang meletus pada tahun 1883 dan Tambora yang meletus pada tahun 1915,masing-masing telah menelan korban jiwa sebanyak 3.6000 dan 90.000.
Di seluruh dunia kini terdapat sekitar 4.000 buah gunung sudah tidak aktiftidur) dan 476 buah yang masih aktif,sedangkan di indonesia terdapat 128 buah.
Gunung api terbesar adalah gunung Mauna Loa,yang terletak di kepulauan hawaii.di tengah Samudra Pasifik,tingginya 4.170 m di atas permukaan laut.dan meletus sekitar kira-kira setiap 3.5 tahun.

A. PENGERTIAN GUNUNG API
Ilmu yang secara khusus mempelajari tentang gunung api adalah volkanologi.
Koesoemadinata(19770 menyatakan Gunungapi adalah lubang atau saluran yang menghubungkan suatu wadah berisi bahan yang disebut magam.
Matahalemual(1982) menyatakan bahwa gunungapi (vulkan)adalah suatu bentuk timbulan di muka bumi,pada umumnya berupa suatu kerucut raksasa,kerucut terpancung ,kubah ataupun bukit yang di akibatkan oleh penerobosan magma ke permukaan bumi.

B. PENGERTIAN VOLKANISMA
Magma yang cair dan sangat panas di dalam bumi akan terus berusaha keluar ke permukaan bumi melalui permukaan bumi melalui peristiwa magmatisma dan volkanisma.
Volkanisme adalah suatu peristiawa penerobosan magma keluar sampai ke permukaan bumi dengan membentuk pegunungan dan gunung barapi(volcano).magma yang keluar ke permukaan bumi pada suatu proses ekstruksi dinamakan lava.
Proses Ekstruksi berdasarkan bentuk lubang keluar nya magma.
1. Erupsi linear atau erupsi belahan;magma keluar dari retakan dan celah-celah yang ada di bumi.
Magma yang keluar magma cair dan sangat sedikit mengandung material rempah-rempah lepas.
2. Erupsi sentral,magma keluar melalui diaterma dan kapundan.
Diaterma adalah lubang berupa pipa pada gunung api yang menghubungkan dapur magma dengan kapundan atau dasar kawah gunung api(crater)
Erupsi sentral terdiri atas 3 macam serti ,.tergantung tekanan yang terdapat dalam magma.

 Erupsi Efusif
 Erupsi Eksplosif
 Erupsi Campuran



C. ERUPSI EFUSIF
Seri Erupsi efusif atau seri lava terdiri atas aliran lava basalt dan mencakup daerah yang luas sehingga membentuik gunung apai meja (table volcano) dan gunung api perisai (shield volcano)
 gunung apai meja (table volcano)
erupsinya terdiri atas lava basaltyang tipis
 gunung api perisai (shield volcano)
dinamakan juga aspites, hanya terdiri dari lava.tidak begitu tinggi dengan sudut kemiringan 1-10°.kawahnya selalu terbuka dengan dinding curam.kadang kadang berbentuk kaldera dengan panjang 5-15 km.kaldera adalah kawah gunung api yang berdinding curam.

D. ERUPSI EKSPLOSIF
Seri Erupsi Eksplosif biasanya membentuk gunung api kerucut terutama terssusun atas meterial abu gunungapi dan meterial piroklastik lainnya.

E. ERUPSI CAMPURAN
Seri Erupsi Campuran membentuk gunungapi strato,yaitu tersusun oleh batuan yang berlapis-lapis,terutama terdiri atas eflata dan sebagian kecil lava.Pelapisan tersebut terjadi karena silih bergantinya semburan erupsi antar lava hasil efusif dan eflata akibat eksplosif. Sebagian besar (99%)gunung api di indonesia adalah gunung api seri erupsi campuran seperti;gunung tangkupan perahu,gunung galunggung, gunung krakatau,gunung merapi dan sebagainya.edakan gunungapi akan menghancurkan tubuh gunung api tersebut yang tersusun dari macam batuan ,baik beku,sedimen,maupun metamorf.Material hasil ledakan yang terdiri atas pecahan batuan dari kulit bumi seperti itu dinamakn eflata(eflata allogen)apabiloa material erupsi berasal hanya dari magma sendiri maka dinamakn piroklastik.
Lahar adalah lumpur volkanik yang mengalir dari puncak gunungapi menuju lereng gunung tersebut.terdapat dua macam lahar dalam proses erupsi,yaitu;
• Lahar Panas (lahar letusan)
• Lahar dingin atau lahar hujan

Selain itu karakter gunung api juiga ditentukan oleh bebrapa faktor di antaranya viskositas (kekentalan) magma,tekanan magmatik,kedalamn dapurmagma,dan bahan yang dikeluarkannya.
Berdasarkan karakter aktifitasnya,gunungapidapat diklasifikasikan:


1. Tipe hawaiian
Terdapat di kepulauan hawaii.agma bersifat basaltik,sangat encer sehingga lavanya mudah sekali mengalir.
2. Tipe Stromboloian
Tipe ini mengambil nama Gunung stromboli yang terdapat di laut tengah.
Sifat erupsinya teratur dan berirama dengan sese4kali di selingi erupsi yang sangat kuat atau parasisme.
3. Tipe Vesuvian/ Tipe Volkano
Di ambil dari nama gunung Vesuvius di timur Teluk Napoli ,Italia. Lavanya mengandung banyak silika ,lebih lekat sehingga menyumnbat leher kawah dan menimbulkan skumulasi tekanan gas pada bagian dalamnya.
4. Tipe Palean
Lavanya sangat kental sehingga membeku dan menyumbat leher kawah,memblokir keluarnya gas dan uap.hal ini menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat disertai getaran-getaran bawah tanah yang sangat kuat.tipe palae ini dapat di bagi berdasarkan tekanan gasnya:
• Tipe palee,apabila tekanaan gasnya sangat tinggi.
• Tipe st.Vincent, apabila tekanaan gasnya sedang
• Tipe Merapi, apabila tekanaan gasnya rendah
5. Tipe Plinian(Peret)
Gunung api tipe ini letusannya sangat hebat berupa ledakan dahsyat disertai lontaran abu dan gas dengan volume sangat besar.sampai dapat menyebabkan tubuh gunung menjadi hancur.
6. Tipe Semi Volkanis
Tipe ini disebabkan karena adanya pemanasan oleh ndapur magma terhadap air yang terdapat di dalam bumi.Uap air yang terkumpul dalam jumlah banyak menimbulkan takanan yang kuat dan terjadilah erupsi.

F. Gejala Volkanisme
Gejala seberlum gunungapi meletus biasanya di tandaidamgam meningkatnya suhu di sekitar kawah,pepohonan sekitar mati,serta banyak binatang liar yang yang turun dari atas gunungapi.
Gajala sewaktu terjadi letusan gunungapi:
1. letusan gunungapi memuntahkan bahan-bahn piroklastika berupa bom,lapili,tuf,dan debu volkanik.
2. atmosfera karena debu volkanik
3. aliran lahar pijar.
4. Ekslasi(exhalation),yaitu kkeluarnya gas-gas beracun seperti karbon monoksida(co2) dan asam belerang(H2S)
G. Gejala Post volkanisme
1. fumoral
2. Solfatar
3. mofet(moffete)
4. Sumber air panas
5. geyser





BAB 16
GEMPA BUMI

A. HAKIKAT GEMPA BUMI
Gempa bumi adalah getran atau serentetan getaran dari kulit bumi yang bersifat tidak abadi dan kemudian menyebar ke segala arah(howel,1969).ilmu yang mempelajari tentang gampa dinamakan.

B.PENYEBAB TERJADI GEMPA BUMI
1. Runtuhnya gua-gua dalam bumi
Dugaan tempo dulu ini tidak pernah ada,namun mungkin saja terjadi jika terdapat pertambangan di dalam tanah (underground).
2. Tabrakan (Impack)
Awalnya banyak yang percaya bahwa gempa bumi di sebabkan adanya meteor atau shooting star yang menabrak bumi.namun hal demikian tidak terlacak di dalam seismograf(alt pencatat getaran genpa bumi.
3. Peledakan Gunungapi
Aktivitas gunungapi dapat menimbulkan gampabumi volkanik.
Empat janis gempa bumi volkanik:
a. Gempa Bumi Volkanik Dalam
b. Gempa Bumi Volkanik Dangkal
c. Gempa Bumi Ledakan
d. Getaran Volkanik atau termor.

C. KEGIATAN TEKTONIK
Gempa bumi yang terjadi sebenarnya 90% terjadi karena proses tektonik.proses tektonik itu antar lain proses penbentukan gunung ,terjadinya patahan batuan(faults),dan tarikan atau tekanan dari pergerakan lempeng-lempeng penyusun kerak bumi.
Proses tektonik dapat dijelaskan dengan teori tektonik lempeng(Plate Tektonik).

D. PERISTILAHAN DAN PARAMETER GAMPA BUMI
Gempa bumi tidak hanya di kaji dalam ilmi geologi saja,melainkan Tehnik Sipil,pertambangan,Badan Meteorologi dan Geofisika,serta Lembaga-lembaga lain yang berkaitan dengan masalh bencana alam.

E. HIPOCENTRUM
Hipocentrum (hypocentre)adalah pusat gempabumi.yaitu tempat terjadinya perubahn lapisan batuan atau dislokasi di dalam bumi.Howell(1969)membagi gempa bumi berdasarkan hipocentrumnya:
 Gempabumi dangkal(normal),Pusatnya < 70 km
 Gempabumi sedang(intermedier),pusatnya 70-300 km
 Gempabumi dalam,pusatnya 300-700 km
Getaran yang terjadi di hipocentrum gempa merambat ke permukaan bumi dengan 2 macam gelombang:
 Gelombang longitudinal,atau gelombang primer(P)dengan kecepatan rambatnya 7,5-14 km/detik,gerakannya searah dengan jurus pukulan.
 Gelombang tranversal, atau gelombang Sekunder(S) dengan kecepatan rambatnya 3,5-7 km/detik,gerakannya tegak lurus terhadap jurus pukulan,bersifat merusak.

F. EPICENTRUM
Epicentrum adalah tempat di permukaan bumi yang letaknya terdekat dengan hipocentrum gampa.daerah sekitar epicentrum yangterhebat menderuita kkerusakan akibat gempa dinamakn nacroseisme,yang dibatasi oleh garis yang di sebut pleistosite.

G. HOMOSISTE
Adalah garis-garis khayal yang menghubungkan tempat-tempat dipermukaan bumi yang merasakan gempabumi.

H. AFTER SHOCK
Gempa bumi yang dapat memicu gampa-gampa bumi yang lain adalah after shock.

I. TEDUH SEISMA
Teduh Seisma adalah daerah dipermukaan bumi yang tidak mengalami getaran apabila terjadi suatu gempa,atau biasa di sebut shadow zone,pada umumnya terletak pada 103°-140°.

J. INTENSITAS GEMPA BUMI
Besarnya intensitas gampa bumi diukur dengan alat yang dinamakan seismograf.data hasil seismograf yang berupa grafik dinamakan seismogram.


BAB 17
STRUKTUR GEGLOGI

Struktur Geologi adalah arsitektur kulit bumi atau gambaran geometri (bentuk dan hubungan)dari batuan keadaan kulit bumi.Inti Kajian geologi Struktur adalah deformasi kulit bumi,apa yang menyebabkannya dan bagaimana akibatnya.oleh karena itu geologi struktur sama dengan tektonik.Struktur batuan adalah bentuk dan keduduan batuan yang dapat dilihat saat ini sebagai proses dari 2 macam proses yaitu:
a. proses yang berhubungan dengan pembentukan batuan
b. proses yang bekerja kemudian

A. STRUTUR PRIMER
Struktur primer adalah strutur pada batuan yangterjadi bersamaan pada saat pembentukan batuan(sint genetik)beberapa contoh strutur primer antar lain:
 Batuan sedimen
 Batuan beku
 Batuan Metamorf

B. STRUKTUR SEKUNDER
Struktur sekunder adalah struktur pada batuan yangterjadi setelah batuan terbentuk(postgenetik).

C. STRUKTUR LIPATAN
Lipatan adalah perubahan bentuk dan volume pada batuan yang di tunjukkan oleh pelengkungan atau melipatnya batuan akibat pengaruh suatu tegasan(gay) yang bekerja pada batuan tersebut.
Unsur – unsur dan Istilah dalam lipatan antar lain:
 Sayap lipatan/limb (bagian sebalah menyebelah lipatan)
 Bidang sumbu lipatan
 Puncak lipatan/crest
 Garis sumbu/axis
 Attitude (orientasi bidang struktur atau garis dalam ruang,komponennya bearing/arah daninklinasi/kecondongan)
 Inklinasi/kecondongan(sudut vertikal yang diukur kebawah antar horizon dengan bidang atau garis)
 Strike/jurus
 Dip/kemiringan
 Apparent dip/kemiringen semu
 Antiklin(lipatan yang kemiringan dua sayapnya kearah saling belawanan/bentuk convec)
 Sinklin(lipatan yang kemiringan dua sayapnya menuju kesatu arah saling mendekat/bentuk convac)





D. STRUKTUR KEKAR
Kekar adalah suatu fracture(retakan pada batun)yang relative tidak mengalami pergeseran pada bidang rekahannya(Ragan,1973).Terjadi karena gejala tektonik maupun non-tektonik.Berdasarkan cara terjdinya(ganesa)kekar diklasifikasikan :
 Shear joint(kekar gerus)
 Tension stress(tegasan tarikan)

E STRUKTUR SESAR
Sesar adalah suatu bidang rekahan atau zona rekahan (pada kulit bumi)yang telah mengalami pergeseran(Ragan,1973).sifat rekahannya dapat berupa bidang yang jelas dan licin,jalur milonit(hancuran),atau breksi sesar.
Secara umum struktur sesar dikelompokkan :
 Sesar normal (Normal Fault)
 Sesar Mendatar
 Sesar Naik (reverse fault)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar