BAB 1
PENDAHULUAN
Istilah ilmu kebumian
mengacu pada kata geologi yang berasal dari bahasa latin geo(bumi)dan
logos(ilmu), sehingga secara harfiah berarti ilmmu yang mempelajari
tentang bumi, yaitu merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam.
Namun,arti tersebut harus dirinci lebih lanjut, karena banyak ilmu
pengetahuan(scince) lainnya yang juga mengkaji tentang bumi dengan cara
dan maksud yang berbeda, Bebeerapa ilmu lain tersebut pada suku kata
awalnya juga menggunakan kata geo, misalnya Geografi, Geofisika,dan
Geodesi.
Geologi mempelajari Bumi,meliputi cara terjadinya, proses
dan sejarah yang berlangsung hingga saat ini, materi pembentuk bumi,
struktur atau bangun bumi. Geologi juga mempelajaei makhluk hidup yang
pernah menghuni bumi sejak kelahirannya pada masa lampau hingga yang ada
sampai sekarang.
Sebagai suatu ilmu pengetahuan alam, geologi
memiliki beberapa cabang illmu lain, di antaranya :
a. Ptrologi
yaitu mempelajari tentang terjadinya batruan.
b. Paleontologi
yaitu mempelajari fosil-fosil binatang dan tumbuhan.
c. Geofisika
yaitu mempelajari sifat-sifat fisika batuan.
d. Geomorfologi yaitu
mempelajari bentuk-bentuk roman muka bumi beserta proses-proses
penyebabnya.
e. Geologi Teknik yaitu mempelajari penerapan
pengetahuan geologi untuk kepentingan teknik sipil.
Geologi
sebagai ilmu mengalami revolusi dalam dua decade terakhir ini yang
berdampak langsung dalam industri dan juga dalam pengembangan
konsep-konsep yang sangat mendasar.
Hal ini disebabkan oloh
beberapa factor :
a.Keberhasilan eksplorasi ilmiah ruang angkasa
dan antarplanet serta ekplorasi samudra dalam.
b.Kemajuan luar
biasa dalam teknologi eksplorasi yang dihasilkan industry maupun luberan
dari ekplorasi luar angkasa.
c.Penggunaan computer.
Charles
Darwin menyebut geologi dangan sebutan ilmu yang mulia. Ilmu ini
sekarang mendapat ujian baru saetelah pada sekitar medio abad ke-20
manusia berhasil menginjakan kakinya di bulan dengan wahana Apollo.
Mikhail
Lomonosov yang berasal dari rusia mengemukakan pokok-pokok pikiran
tentang terbentuknnya bumi beserta struktur geologinya yang sangat
bermanfaat bagi memajukan dunia pertanbangan.
James Hutton pada
tahun 1785 mengemukakan prinsip atau pengertian dasar mengenai
pengetahuan bumi dengan menyatakan the present is the key to the past,
yang artinya waktu sekarang adalah kunci dari waktu yang laku.
BAB
2
ALAM SEMESTA
Semua benda-benda di langit yang
tersebar di jagat raya dasebut alam semesta yang luasnnya tak terhingga,
tak berujung, dan tak bertepi. Di dalamnya terdapat kelompok-kelompok
bintang yang berkerumun dengan jumlah tak terbilang. Setiap kelompok
tersebut dinamakan Galaksi, salah satu diantaranya Galaksi Bima Sakti.
Kita
tidak dapat mengetahui dengan pasti tentang terjadinya alan semesta,
yang mungkin hanyalah mengira-mengira dan menyusun praduga yang masuk
akal sehingga secara keilmuan dapat dipertanggungjawabkan.Ilmu yang
menyusun praduga dan hipotesis disebut kosmogoni.
Ada dua teori
yang sangat terkenal mengenai terbentuknya alam semesta, pertama teori
Ledakan, kedua teori Ekpansi dan Kontraksi.
A. TEORI LEDAKAN
Teori
ini bertolak dari asumsi(anggapan) bahwa pada awal mulanya ada suatu
masa yang luar biasa dengan jenis yang sangat besar. Akibat adaya reaksi
inti maka massa luar biasa tersebut meledak dan berserakan kemudian
mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat ledakan.
Setelah
jutaan tahun, maka massa yang berserakan membentuk kelomp[ok-kelompok
yang akhirya menjadi galaksi. Kelompok-kelompok it uterus bergerak
menjauhi pusatnya. Teori ini didukung dari hasil bahwa galaksi-galaksi
itu memang terus bergerak menjauhi titik pusat yang sama.
B. TEORI
EKSPANSI DAN KONTRUKSI
Teori ini dilandasi pemikiran bahwa alam
semesta mengalami siklus setiap 30 milyar tahun sekali, yaitu terjadinya
massa ekspansi dan massa kontruksi. Pada massa ekspansi terbentuklah
galaksi-galaksi beserta bintang-bintangnya. Ekspansi ini disebabkan
adanya tenaga yang berasal dari reaksi inti hydrogen yang ada pada
akhirnya membentuk berbagai unsure yang kemudian menyusut kembala karena
mengeluarkan tenaga panas yang sangat tinggi.
BENDA-BENDA TATA
SURYA
Matahari adalah sebuah bintang, sebuah pusat dari system
tata surya yana jaraknya dari bumi 149.500.000 km. Dengan panjang garis
tengah pada ekuatornya 1. 400.000 km. Wujudnya berupa gas pijar
berbentuk bola dengan massa 332.000 kali massa bumi. Temperatur pada
intinya tidak kurang dari 25.000.000 c, sedangkan pada permukaannya
6.000 c.
Matahari memiliki Sembilan buah planet yang bergerak
mengelilinginya, enam diantaranya memiliki satelit-satelit yang juga
bergerak mengelilimgi planetnya. Planet-planet terszebut adalah
Merkuruius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto.
Asteroid
dinamakan juga mineral planet, jumlahnya ribuan dengan garis tengah
masing-masing kurang dari 300 mil. Dalam tata surya asteroid menempati
ruang antara Mars dan Yupiter, terus bergerak mengitari matahari dangan
orbit berbentuk elips.
Komet merupan bagian tata surya, bergerak
pada orbitnya sendiri yang kadang-kadang mendekati matahari atau
mendekati planet-planet Tersusun dari batuan, es, gas-gas yang encair
dengan ekstrim, dan partikel-partikel debu kosmis yang memantul;kan
sinar matahari.
Meteor adalah benda luar angkasa yang bergerak
memasuki atsmorfer karena gaya tarik bumi. Akibat kecepatannya yang luar
biasa dan gesekan daaangan udara, maka benda itu menjadi panas dan
pijar.
BAB 3
BUMI SEBAGAI PLANET
Bumi
merupakan salah satu dari Sembilan planet yang tetdapat dalam tata
surya. Apabila dibandingkan alam semesta yang tak terbatas luasnya, Bumi
sebernarnya hanyalah banda yang terlalu kecil sehingga dangan mudah
dapat hilang dari penglihatan, dan hanya tampak sebagai titik yang tidak
kelihatan.
Bumi disebut juga planet biru karena berwarna biru
apabila dilihat luar angkasa. Planet ini sangat unik dalam tata surya
karena terdaoat air dalam tiga fasa(padat, cair dan gas) sehingga bumi
memiliki lautan dan kutub es serta terjadinya siklus hidrologi yang
berkesinambungan. Di bumi juga berlangsung proses-proses geologis secara
aktif, yaitu terjadinya daur(siklus) geologi yang menyebabkan permukaan
bumi terus mengalami perubahan dan peremajaan sepanjang waktu.
Bumi
dalam mengitari matahari dalam lintasan berbentuk elips dangan jaraj
rata-trata terhadap matahari 149.500.000 km. Bentuk elips ini
menyebabkan jarak bumi terhadap matahari selalu berubah-ubah. Perbedaan
jarak bumi di titik terdekat dengan titik terjauh adalah 5 juta mil.
A.
Gravitasi
Bentuknya yang unik menyebabkan permukaan bumi memiliki
gaya tarik yang disebut gravitasi. Secara umum di wilayah kutub
kekuatan gravitasinya lebib besar dari pada di kartulistiwa.Namun
demikian, di beberapa tempat ada yang gaya tariknya di atas normal dan
ada yang di bawah normal. Alat untuk mengukur besarnya gravitasi bumi
adalah gravity meter. Gram.
B. Berat Jenis
Berat
jenis lapisan kerak bumi berdasarkan dari contohbebatuan dan tanah
adalah berkisar 1,5-3,4 gram dengan rata-rata 2,7 .
BAB
4
LAPISAN LUAR BUMI
Bagian atas atau
bagian luar bumi secara garis besar di tutupi oleh tiga jenis lapisan,
yaitu :
1. lapisan udara (atmosfer)
2. lapisan air
(hidrosfer), meliputi samudra, laut, sungai, danau, dan air dibawah
permukaan.
3. lapisan biosfer ( ruang limgkup kehidupan )
berkatitan dengan litosfer, atmosfer, hidrosfer .
A.
ATMOSFERA
Bagian luar bumi yang paling atas diselimuti gas disebut
atmosfera. Lapisan udara ini sangat penting untuk menunjang seluruh
makhluk hidup di bumi.
Unsure-unsur utama atmosfer sebagian besar
didominasi oleh Nitrogen (78,03%), Oksigen (20,99%), Argon ( 0,94%), dan
karbondioksida (0,03%). Sedangkan unsure lainya adalah Argon (0,934%),
Helium (00.005.24%), Hidrogen (0.000.000.5%), dan Metan (0,000,002%).
Ketebalan
atmosfer bumi tidak merata, 90% massa udara terleta pada ketinggian
0-16 km. Selain itu, temperature atmosfera berubah terhadap ketinggian
dari muka bumi dengan pola yang tidak sama. Berdasarkan pola perubahan
temperature, maka atmosfer dari atas ke bawah di bedakan menjadi tiga
lapis, yaitu :
1. troposfer
2. stratosfer
3. ionosfer
selain
pembagian seperti diatas ada pula penambahan dengan dua lapisan lagi
yaitu : eksosfer dan disispasisfer. Ada pula yang membagi menjadi empat,
yaitu: trofosfer, stratosfer,termosfer dan eksosfer. Diantara troposfer
dan stratosfer terdapat lapisan perantara bernama tropopause. Sedangkan
antara stratosfer dan termosfer terdapat lapisan peralihan dengan nama
mesosfer.
1. Trofosfer
Troposfera adalh lapisn
paling bawah dan merupakan lapisan dimana terbentuknya hujan, awan,
kilat, prahara dan sebagainya.
Tanda –tanda lapisan troposfer
adalah :
1. kadar kelembaban udara berubah-ubah.
2.
pergerakan udaranya berubah sangat cepat.
3. suhu menurun
rata-rata 0,6 C untuk setiap pertambahan ketinggian 100 meter dari
permukan laut maupun darat.suhu pada lapisan paling atas menca[ao -80 C
untuk daerah khatulistiwa dan -55 C untuk aerah kutub.
Tekanan
udara di atmosfera nilainya menurun pada tempat yang semakin tinggi,
hal ini dikarenakan kolom massanya semakin berkurang. Garis-garis pada
peta menghubungkan tempat-tempat dengan tekanan udara sama besarnya
dinamakan isobar. Alat untuk mengukur tekanan udara adalah barometer.
Perbedaan
tekanan udara dipermukaan bumi terutama disebabkan oleh pancaran
matahari yang tidak merata.
Akibat lebih lanjut dari adanya
perbedaan suhu dan pergerakan udara maka terjadilah siklus hidrologi
seperti terjadinya hujan dan salju dsb.
Karbondioksida adalah
unsure gas terberat di antara unsure-unsur gas yang terdapat di udara,
itulah sebabnya unsure gas ini paling banyak terdapat pada
lapisan-lapisan troposfer.
Karbondoksida merupan unsure yang dapat
mencegah perambatan panas , sehingga panas dari pancaran sinar matahari
ke bumi tetap tertahan dan tidak hilang kembali ke angkasa luar.
Troposfer
banyak mengandung debu, partikel partikel debu yang yang sangat kecil
kemungkinan merupakn inti untuk terjadinya kondensasi, yaitu perubahan
uap air menjadi embun, sehingga berbentuk awan, kabut, forst dan hujan.
2.
Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan yang menutupi bagian atas
troposfer.dia antara keduanya terdapat lapisan perantara yang dinamakan
sub-stratosfera.
Udara di stratosfer kering, dengan kelembaban
nol, tipis, cemerlang, tidak berawan dan pergerakannya hanya
horizontal.
Lapisan ozon berada di lapisan ini. Lapisan ozon
penting sekali bagi kehidupan dibumi, karena apabila ozon tidak ada,
maka radiasi ultra violet dari matahari akan langsung sampai ke matahari
sehingga akan menggangu proses metabolisme seluruh makhluk hidup.
3.
Ionosfer
Lapisan ionosfer dimulai dari ketinggian 75-80 km. di
atas permukaan lautmenerus ke atas sampai batas terluar atmosfera. Dari
pengamatan terhadap spekrtum sinar matahari di kutub, sinar meteor yang
melintasi ionosfera maka di simpulkan lapisan udara ini mengalami
ionisasi. Semakin udara terionisasi, semakin besar daya hantar
listriknya.
B. HIDROSFERA
Hidrosfera merupakan
lapisan bumi yang berupa air, yang mencakup samudera, laut, sungai,
danu, rawa dan air dibawah permukaan laut. Ilmu yang secara khusus
mempelajari sifat-sifat fisika dan kimia serta jasad hidup yang
menghuninya dinamakan hidrologi.
1.Samudera dan Lautan
Samudera
dan laut sling berhubungan satu sama lain. Biasanya laut menempati
bagian pinggir atau menjorok kedalam benua/daratan.
Luaspermukaan
air sekitar 2,5 kli luas permukaan daratan.
Permukaan air di
planet bumi yang terdiri atas laut dan lautan secara umum dianggap
sebagai permukan bersama.
Dalam dunia maritim kita dapat mengenali
bagian-bagian yang terpisah yang masing masing memiliki karakteristik
tersendiri, seperti kadar garam, temperature air, sifat arus, dan
kondisi glasasi. Atas hal itu maka di bedakan adanya samudera atlantik,
samudra pasifik, samudera hindia, samudera artik.
Pada
kenyataannya benua-benua mempunyai lekukan garis pantai yang simpang
siur dan rumit, tidak jarang lautan sampai mejorok ke dalam daratan. Hal
ini menyebabkan terdapatnya bagian samudera di sebut dengan laut .
seperti laut hitam, laut arab dsb.
Laut pedalaman adalah laut yang
menjorok ke dalam antara dua atau lebih benua-benua, dan sering kali
mempunyai satu atau beberapa cabang yang kecil. Laut seperti ini
biasanya memiliki kedalaman dasr laut yang dalam. Laut semacan ini
contohnya laut tengah.
Laut marginal disebut laut dangkal, adalah
laut yang dasarnya bagian dari daratan benua yang permukaannya jauh
lebih rendah daripada permukaan laut. Contohnya laut utara, laut bering
dsb.
Peta yang menggambarkan kedalaman laut dan samudera disebut
peta Bathymetri (menggambarkan topografi bawah laut). Bagian-bagian laut
dibedakan menjadi:
1. dangkalan, kedalamannya sampai-200 meter.
2.
lereng benua, kedalannya dari -200 sampai -2.500 meter
3. dasar
samudera, kedalamannya dari -2.500 sampai -6.000 meter
4. dalaman,
dasar lautnya lebih dalan dari -6.000 meter.
Di dekat benua dan
busur kepulauan sering kali dijumpai dalaman . bagian samudera yang
dalam dan memanjang dinamakan palung merupakan batas pertemuan antara
tepian benua dengan tepian dasar samudera.
2. Komposisi
Kimia Air Laut
Air laut mengandung garam-garam dan gas-gas yang
terlarut di dalamnya. Kendatipun semua jenis unsure terdapat dalam air
laut, tetapi hanya berapa saja yang penting seperti , Khlor, Natrium,
Sulfat, Magnesium, Kalsium, Kalium, Bikarbonat.
Didalam air laut
juga terlarut beberapa unsure gas, terutama oksigen, karbondioksida dan
amonik.
3. Sifat Fisika Air Laut
Matahari yang
menyinari lautan cahayanya hanya menembus permukaan air sampai -200
meter saja. Oleh karena sinar matahari di butuhkan untuk proses
fotosintesis, maka pada kedalaman lebih dari -200 meter tanaman tidak
dapat tumbuh lagi.
Akibat adanya gaya tarik bulan dan matahari
menyebabkan air laut terus bergerak. Perubahan tekanan udara di berbagai
tewmpat di lautan , juga dapat mengakibatkan terjadinya aliran air laut
pada permukaannya. Penyebab lain terjadinya gerakan air laut adalah
naik turunya temperature air , penguapan dan pencairan es di kutub.
Tiupan
angina di atas laut jug adapt menyebabkan terjadinya
gelombang-gelombang laut.
Pengaruh gaya tarik bulan dan matahari
mengakibatkan permukaan air laut di sepanjang pantai menjadi pasang dan
surut.
4.Sungai
A.
Voyeikov, seorang hidrolog rusia menyatak bahwa sungai dapat di bgi
menjadi tiga :
a. sungai yang berasal dari es dan salju yang
mencair.
b. sungai yang airnya berasal dari hujan.
c. sungai
yang berasal dari es dan salju yang mencair dan sebagia dari hujan.
Debit
aliran sungai ( Q ) adalah banyaknya air yang melalui suatu penampang
per satuan waktu. Besarnya debit sungai tergantung pada musim.
Air
tanah (ground water) juga selalu memberikan kontribusi terhadap air
sungai. Wilayah daratan yang seluruh airnya baik di atas maupun di bawah
permukaan masuk kesuatu sungai di sebut drainage basin atau Daerah
Aliran Sungai (DAS).
Beberapa sunagi terbesar di dunia , sungai
amzone (USA),sungai Nil (Mesir) dll.
5.Danau
Danau
adalah lembah atau cekungan di daratan yang berisi air dan merupakan
waduk alam.
Kejadian suatu danau alami disebabkan oleh :
•
kegiatan tektonik yang menimbulkan patahan dan amblesan pada permukaan
bumi.
• Akibat ledakan gunung ap yang membentuk kawah.
•
Akibat [engikisan oleh glacial.
• Tertutupnya lembah sungai oleh
massa batuan yang longsor
• Danau-danau bawah tanah akibat proses
kimiawi pada batu kapur.
C. BIOSFERA
Biosfera
adalah suatu lapisan atau zona yang dapat mendukung adanya proses
kehidupan, yaitu mencakup atmosfera, hidrosfera, dan litosfera.
Biosfera
merupan sumber energi paling aktif yang paling mampu menggerakkan massa
yang besar yang terdapat di permukaan bumi.
BAB
5
LITOSFERA
Litosfera adalah lapisan kerak
bumi. Litosfera merupakan lapisan kulit bumi yang paling luar dengan
ketebalan rata-rata sekitar 1.200 km. lapisan ini terdari lapisan sial
yang bersifat granites pada bagian atas,banyak mengandung silisium dan
alumunium. Dan lapisan sim yang bersift basaltis pada bagian bawah,
banyak mengandung silisium dan magnesium.
Dibawah litosfer
terdapat lapisan selubung atau mantel,bagian paling dalam adalah inti
bumi (core), biasanya di sebut nife karena terdiri dari nikel (Ni) dan
besi (Fe).
Mineral-mineral adalah komponen batuan yang membentuk
lapisan kerak bumi.
A.Kristal
Kristal adalah
benda padat homogen yang di batasi oleh bidang-bidang rata, mmiliki
gambaran luar dari struktur atom yang teratur yang ada di dalamnya.
Mineral yang berada dalam bentuk kristal, maka molekul-molekul,
atom-atom, dan ion-ion dari setiap unsurnyatersusun teratur dan
membentuk suatu spatial lattice, yaitu ruang yang dibentuk oleh
garis-garis.
B.Mineral
Mineral didefinisikan
sebagai suatu benda padat homogen yang terdapat di alam, terbentuk
secara anorganik, mempunyai komposisi kimia pada batas-batas tertentu
dan memiliki atom-atom yang tersusun secr teratur. Mineral-mineral
adalah komponen pembentuk kerak bumi.
C.Batuan
Batuan
adalah kumpulan dari stu atau lebih mineral, batuan penyusun kerak bumi
berdasarkan kejadiannya, tekstur, dan komposisi mineralnya dapat dibagi
menjadi tiga :
1.Batuan beku
Batuan beku berasal dari magma
yang mengalami pendinginan. Magma adalah larutan silikat yang sangat
panas.
Batuan beku terdiri atas kristal-kristak mineral dan kadang
mengandung gelas. Batuan beku di bagi menjadi tiga :
a. batuan
beku dalam ( plutonik) terbentuk jauh di bawah permukaan bumi.
b.
Batuan beku korok (hypabisal) terbentuk pada celah-celah atau pipa
gunung api.
c. Batuan beku luar (efusif) terbentuk di dekat
permukaan bumi.
Berdasarkan komposisi kimianya , batuan
beku dibagi menjadi lima kelompok :
a. batuan beku ultra basa
b.
batuan beku basa
c. batuan beku menengah
d. batuan beku
asam
e. batuan beku alkali
2. Batuan
Sedimen
Material yang di endapkan dari proses pelapukan akan
mengalami litifikasi yaitu mengeras menjadi batuan yang di sebut batuan
sediment.
Berdasarkan tempat terbentuknya batuan sediment dibagi
menjadi tiga yaitu :
a. sediment laut
b. sediment darat
c.
sediment transisi
berdasarkan proses pengendapannya
sediment dapat dibagi menjadi :
1.sediment klastik
Terdiri
atas kumpulan fragmen batuan, matriks, dan semen. Penaman batuan ini
umumnya berdasarkan besar butirnya.
Breksi dan konglomerat adalah
batuan sediment yang ukuran fragmenya lebih besar 4 mm , fragmen yang
besar ini disebut fragmen. Apabila kompomennya runcing disebut breksi,
apabila bulat disebut konglomerat.
2. sedimen kimia
Batuan
sediment kimia terjadi akibat penguapan (evaporasi)
3. sediment
organic
Batuan sediment organic berasal dari akumulasi flora dan
fauna yang telah mati.
C. Batuan metamorf
Batuan
metamorf adalah batuan hasil ubahan dari batuan asal yang telah ada.
Akibat adanya penambahan tekanan dan temperature.
D.
Daur Batuan
Daur batuan adalah perputaran perubahan batuan dari
mulai suatu jenis batuan asal menjadi batuan jenis lainnya dan kembali
lagi menjadi jenis batuan asal.
BAB
6
PENENTUAN UMUR BUMI
dalam penentuan umur
bumi,pengetahuan geologi telah melakukan penafsiran dengan berbagai
macam cara misalnya dengan penghitungan berdasarkan kandungan garam
dilaut, analisis endapan warpa,dan analisis radiometri.
A.
Kadar Garam Dilautan
Kadar garam dilautan dijadikan dasar
perhitungan untuk menghitung usia bumi pada mulanya air laut itu tawar
karena air tersebutberasal dari hasil presipitasi atmosfirik yang sama
sekali mengandung garam .keasinanaya disebabkan oleh larutan garam-garam
yang brasal dari daratan yaitu hasil dari disintegrasi btuan yang
dibawa oleh sungai ke lautan.
Oleh karena itu, maka dapat di
hitung umur lautansejak pertama kali mengalami keasinan.
B.
Warpa
Dengan melakukan perhitungan tehadap jumlah seluruh
pasangan lapisan warpa disuatu daerah,maka akan diperoleh nilai waktu
yangdiperlukan untu membentuk onggokan endapan warpa ditempat tersebut.
Dari perhitungan endapan,yangterdapat dibeberapa danau ,diperoleh angka
angka umur antara 15000-20000 tahun
C.Erosi Makan Ke
Hulu
Aliran sungai secara terus-menerus akan melakukan erosi atau
pengikisan terhadap batuan yang dilaluinya.Pada daerah air terjun proses
erosi tersebut akan berjalan dari bagian hilir ke hulu yang dikenal
dengan nama Erosi Makan Ke Hulu. Proses ini menyebabkan dinding air
terjun akan terus berubahatau bergeser kearah hulu dari waktu kewaktu
D.Radiometri
(DATING)
Pada tahun-tahun belakangan ini telah ditemukan metoda
atau cara untuk menentukan umur absolute (mutlak) bumi dengan cara
radiometri.metoda ini didasarkan adanya bukti bahwa atom tersusun dari
unsure-unsur ternyata tidak stabil, terutama atom dari unsure-unsur
radioaktif,seperti Uranium(U) dan Thorium (th). Unsur –unsur tersebut
sepanjang masa mengalami disintegrasi atau meluruh (decay) secara
berkesinambungan dan membentuk unsure unsure lain.
BAB
7
FALSAFAH DASAR GEOLOGI
Sebagai satu-satunya
tempat berpijak dan sekaligus menyangkut hajat hidupnya,maka sejak dulu
kala manusia selalu memperhatikan mengenai bumi ini. Selain memberi
kehidupan bagi manusia dan makhluk-makhluk lainya,peristiwa-peristiwa
yang terjadi di bumi juga taka rang menjadi ancaman bagi keselamatan
nyawanya.
A.Katatrophisma VS Uniformitarianisma
Katatrophisma→hasil pengamatan oleh Baron Georges Cuvier dimana menurut
teori ini bahwa selama 40.000tahun terakhir bumi ini telah terjadi 4
kali bencana(malapetaka) yang menyebabkan kepunahan fauna dan kemudian
tercipta fauna baru.Namun peristiwa ini tak dapat disaksikan.Konon
malapetaka terakhir terjadi saat jaman banjir besar nabi Nuh
Uniformitarianisma→
Teori diatas ditentang oleh James Hutton dan
Charles Lyel mereka menyatakan bahwa malapetaka itu hanya bersifat
lokal. Perubahan dibumi akibat proses fisika dan kimia yang
berangsur-angsur dan dapat disaksikan.Konsep tersebut dinamakan
Uniformitarianisma yang menyatakan bahwa kejadian actual seperti yang
sekarang ini,berlangsung pula secara tetap pada masa lalu(gejala alam
yang besar terjadi karena proses yang lambat dan kontinu
B.Hukum
Datar Asal
Teori ini menyatakan bahwa pada mulanya endapan
sendimen dalam air terdiri atas pelapisan yang kedudukanya hamper
mendatar. Namun secara lengkapnya sebagai berikut “sendimen dalam air
kedudukanya hamper datar atau sejajar dengan bentuk permukaan dan
cekunganya.
C.Hukum Supersisi
secara dasar
dinyatakan bahwa lapisan batuan yang dibawah lebih tua daripada yang
diatasnya kenyataan dilapangan menunjukan bahwa didaerah pegunungan
lipatan,pelapisan endapan sendimen telah miring atau terbalik sehinggga
setelah dipertimbangkan hokum ini menjadi “dalam keadaan yang belum
terganggu oleh gaya pelipatan atau pembalikan,maka lapisan yang terletak
dibawah lebih tua daripada lapisan diatasnya.
D.Azaz
Korelasi/Penasbahan
Setiap lapisan batuan yang mengandung fauna
yang sama berarti memiliki umur geologi yang sama,kendatipun letaknya
berjauhan. Penasbahan memiliki 2 metode yaitu korelasi batuan dengan
berdasarkan pada kesamaan kandungan fosil dan korelasi batuan dengan
berdasarkan pada kesamaan cirri fisiknya.
E.azaz
pemotongan
Azaz ini menyatakan bahwa “umur batuan yang memotong
lebih muda daripada segala massa batuan yang dipotongnya.sebagai contoh
Xenolit lebih tua daripada unsure yang membawanya
F.Daur Geologi
Pertamanya
orang mengira bahwa corak roman muka bumi sedah ditetapkan pada zaman
dahulu kala, dan sekarang hanya perubahan-perubahan setempat saja yang
sedang berlangsung akibat adanya erosi,letusan gunung api,dan gempa
bumi.
BAB
8
FOSIL
kata fosil berasal dari bahasa
latin”fossilis”yang artinya yang digali atau “fodere”yang berarti
menggali. Sedangkan pengertian fosil dalam hal ini adalah segala sisa
peninggalan binatang atau tumbuhan yang telah membatu dan terawetkan.
Ilmu yang mempelajari fosil dinamakan paleantologi
A.Perkembangan
Kehidupan
Untuk mempelajari fosil maka diperlukan pengetahuan
tentang kehidupan zaman sekarang.Hal ini disebabkan kehidupan pada zaman
purba pada dasarnya tidaklah berbeda dengan kehidupan saat ini.
Pendapat
para ahli
William Smith(1769-1839)→menyatakan bahwa tiap
lapisan batuan yang mempunyai umur tertentu ternyata kandungan fosilnya
juga tertentu
Cuvier(1769-1832) →menyatakan bahwa fosil-fosil
vertebrata yang telah dikumpulkan pada cekungan paris adalah sisa hewan
yang pernah hidup zaman purba
Lamark(1744-1839) →menyatakan
bahwa dalam sejarah pertumbuhan kehidupan,hewan yang hidup sekarang
terjadi dari pertumbuhan hewan yang telah mati atau telah punah lebih
dahulu
B.Proses Pemfosilan(FOSILISASI)
Betapapun
tidak terhitung jumlah species flora dan fauna yang terdapat dibumi
namun dari jumlah tersebut setelah mati hanya sedikit saja yang dapat
tersimpan menjadi fosil.sebagian besar hancur dan membusuk tanpa bekas
akibat proses alam
Berikut syarat syarat agar dapat menjadi
fosil,suatu organisme setelah mati harus segera bebas dan terlindung
dari proses pembusukan,perusakan dan pelarutan.Hal ini hanya mungkin
terjadi bila
Organisma yang mati harus segera ditutup oleh
sendimen sehingga terhindar dari oksigen
Organisma yang mati
harus jatuh/berada pada suatu tempat yang keadanya tidak memungkinkan
berkerjanya bakteri pembusuk
Organisma harus memiliki rangka
yang kuat
C.Penamaan Fosil
Tata cara penamaan
fosil dipelopori oleh seorang sarjana swedia yang bernama Carl Von
Linne(Lineus) yang hidup pada tahun 1707-1778.penamaaan fosil dilakukan
dengan menggunakan bahasa latin yang terdiri dari 2 kata yang dituliskan
terpisah(binomial nomenclature).
Kata pertama menunjukan nama
genus yang penulisanya harus diawali huruf besar(KAPITAL). Kata kedua
menunjukan nama species yang semuanya harus ditulis dengan huruf kecil
kedua kata harus dituliskan miring atau digaris bawahi. Penulisan nama
fosil juga disertai pula dengan nama penemunya (ditulis dengan huruf
besar)
BAB 9
GAYA-GAYA GEOLOGI
A.Gaya
Eksogen
Gaya eksogen ialah gaya yang berkerja pada kulit bumi
yang berasal dari luar sebagai akibat adanya aktivitas
atmosfera,hidroefera dan biosfera. Gaya ini mengakibatkan perusakan atau
perombakan muka bumi melalui proses pelapukan,erosi,tanah longsor,dan
sebagainya.
Secara umum ada 3 jenis aktivitas manusia yang
berdampak geologis,yaitu kegiatan bidang pertanian,penggalian sumber
daya,dan konstruksi
Pertama,kegiatan pertanian. Pembajakan sawah
dan penggunaan pupuk yang menyuburkan tanah yang pada akhirnya
mempercepat proses denudasi(mempercepat pelapukan dan erosi)
Kedua,
kegiatan menggali sumber daya alam .dalam bidang tambang,jelas manusia
akan melakukan penggalian mulai dari skala kecil hingga besar-besaran
Ketiga,
kegiatan dibidang konstruksi.dalam kegiatan ini manusia membangun
konstruksi raksasa yang permanent diatas permukaan tanah.pondasi pondasi
yang sangat dalam dibuat untuk menopang pencakar langit dan pabrik
pabrik besar lainya
B.Gaya Endogen
Gaya endogen
berasal dari dalam bumi,berlangsung secara sangat lambat namun
kekuatanya sangat hebat.gaya ini dapat menyebabkan bentangan pegunungan
tua yang dulunya merupakan dasar laut atau sebaliknya
Aktivitas
gaya endogen lainya dapat berjalan tidak lagi terasa karena sangat
lambat tetapi pasti,diantaranya proses pelipatan batuan serta gerak
orogenesa dan epirogenesa,yaitu pembentukan rangkaian pegunungan
Proses
pelipatan batuan,lebih lanjut akan menyebabkan batuan menjadi retak dan
patah sehingga sesar yang akan menimbulkan gempa tektonik
Alfred
Wegener(1880-1930)pada tahun 1915 menyatakan bahwa konon pada 250 juta
tahun yang lampau semua benua adalah 1 daratan yang dinamakan Pangea
dan hanya ada 1 lautan yang disebut Panthalassa
BAB
10
PELAPUKAN
Pelapukan (wheatering) adalah
peristiwa penghancuran atau dekomposisi batuan yang tarjadi diatas
permukaan bumi sehingga batuan berubah dari wujud sebelumnya
Factor-faktor
pelapukan terdiri atas empat komponen (merupakan fungsi dari),yaitu:
1.
jenis batuan
2. topografi
3. iklim dan organisma
4.
waktu
mineral-mineral yang terbentuk pada suhu tinggi tidak stabil
apabila berada pada suhu ruangan sehingga mudah mengalami
pelapukan.semakin tinggi suhu pembentukanya,maka mineralnya akan semakin
mudah meapuk,misalnya olivine lebih mudah lapuk dibandingkan piroksen
dan piroksen lebnih mudah lapuk dibanding amfibol
proses pelapukan
di daerah bertopograsi lereng cukup terjal maka bahan bahan yang
dihasilkan pada proses akan berangsur angsur pindah ke bawah akibat
gravitasi. Dengan demikian permukaan batuan yang mengalami pelapukan
akan terbuka sehingga pelapukan terjadi secara intensif
berbeda
pada daerah bertopografi lebih datar ,material hasil pelapukan pada
daerah ini akan tetap berada pada tempatnya dan terus menutupi batuan
asalnyatingkat kelembaban uyang tinggi dan suhu udara yang relative
panas serta akar tumbuhan juga memicu pelapukan
pelapukan yang
terjadi berdasarkan prosesnya dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.
pelapukan fisika
2. pelapukan kimia
A.Pelapukan
Fisika
Pelapukan fisika atau disintegrasi merupakan pelapukan
yang berlangsung secara mekanis yang disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1.
pengaruh sinar matahari
2. pengaruh panas
3. beku celah
4.
tekanan garam
5. aktivitas organisma
1.pengaruh sinar
matahari
Terjadi karma proses insolasi.penyerapan panas pada
permukaan batuan
2.pengerjaan panas
terjadi karena koefisien
muai panjang suatu benda
3.beku celah
Terjadi karena
penyimpangan anomaly air,air juga akan mengembang dan menyusut
4.tekanan
garam
Proses absorbsi air dan tekanan yang menyebabkan hancurnya
batuan
5.aktivitas organisma
Pelapukan yang didasari suatu
organisme contohnya oleh lumut
B.Pelapukan Kimia
Pelapukan
kumia atau dekomposisi . proses ini terjadi karena reaksi kimia suatu
batuan terhadap unsure lain sehingga menyebabkan lapuknya batu.
Selama
proses pelapukan diantaranya batuan akan mengalami
pengelupasan(exfoliation),membentuk lempenyan(sheeting).pengelupasan
akibat tekanan pada bagian atasnya akan membentuk rekah kecil dan
berangsur hancur
Denudasi berlangsung secara kontinu menyebabkan
tekanan penutup batuan semakin berkurang dan akhirnya hilang akibatnya
permukaan batu bagian bawah yang semula tertekan berubah menadi lembaran
BAB
11
GAYA ANGIN
Angin adalah udara yang
bergerak,oleh karena itu angin merupakan suatu gaya yang dapat
merusak,tetapi juga dapat membangun.
Kekuatan hembusan
angintergantung pada kecepatannya.pada kecepatan tertentu angin
mempunyai daya angkut tertentu pula.angin topan dan angin puyuh yang
kecepatanya mencapai lebih dari 50m/detik,merupakan angin yang bersifat
destruktif(merusak).
Apabila kecepata angin 0m/detik dikatakan
tidak ad angin.kecepatan angin 0,9 – 2,4m/detik dinamakan angin
lemah.ulai 15,5m/detik angin kencang,dan mulai 30,5m/detik dinamakan
angin rebut.
A.DEFLASI DAN KORASI
Angin berperan
dalam menjalankan salah satu fungsi gelogi,diantaranya dapat melakukan
pengikisan dan mengngkut bahan-bahan hasil pengikisan tersebut.dan
mengendapkanya di tepat lain. Prses pengikisan leh agin dinamakan
deflasi.
Apabila anginnya mengandung butiran pasir prses
pengikisanya disebut korasi.
Sedangkan endapan yang dihasilkan
dinamakan endapan eolis.
Beberapa wilayah di bumi yang
sangat terpengaruh leh adanya tiupan angin seperti daerah gurun(disert)
atau semi gurun (semi disert)
Fluktuasi temperature d
daerah gurun dalam sehari mencapai 60C bahkan dapat mencapai 100C.kndisi
seperti ini dpat menyebabkan pelapukn fisika berjalan sangat intensif
dan membuat hasil – hasil pelapukan di permukaan tanah menjadi mudah
terkikis dan tarbawa angin.
Anin tidak saja berhembus pada arah
mendatar tetapi juga vertical yang mengakbatkan unsurtanah dan benda
lainnya terlempar dari permukaan bumi ke udara.
Sepanjang
perjalanan ,butiran-butiran material yang terbawa angin dapat hinggap
dan menempel paf\da benda-benda yang dlewati. Sehingga membentuk lapisan
.lapisan tu juga dapat kembali terkikis leh prses krasi.
Proses
krasi membuat batuan di daerah gunung mempunyai bentuk-bentuk yang
aneh,diantaranya batu jamur(cendawan) terjadi akibat krasi di atas tanah
lebih kuat,sebab butiran pasirnya lebih besar daripada yang di atasnya.
Numulit,terjadi
karena krasi menggerus bagian batuan yang lunak.
B.PENGENDAPAN
OLEH ANGIN
Angin yang mengagkut butiran pasir dan bahan-bahan
lepas lainnya pada suatu waktu keceptannya akan menurun sehingga
muatannya terendapkan.
Keccepatan angin dan ukuran butiran
material menentukan jarak pengendapan terhadap psisi awal deflasi.
Dune
dan sand dune adalah bukti pasir rendah di daerah pantai yang terbentuk
leh aktifitas angin.
Dune terdiri dari 2tipe ,yaitu bukit pasir
tanpa vegetasi dan bukit pasir dengan vegetasi.
Aktivitas angin
jug membentuk lss atau lsses,yaitu endapan pasir halus mengandung
gamping warna kekuningan sampai cklat dan tidak berlapis.
Tanh lss
di Cina merupakan daerah yang subur.
BAB
12
GERAKAN SALJU DAN ES
Untuk dapat
berbentuk salju dan es diperukan temperature di bawh nl derajat
celcius.Di daerah artik ,kutub utara suhu di bawah nol derajat celcius
dujumpai sampai kedalaman 600 mater di bawah permukaan bumi.Di bawah
permukaan bum terdapat suatu garis yang membentuk suatu lapisan zna yang
suhunya di bawah nl derajat celcius.lapisan ini di sebut cryosfera atau
homosfera.semakin menjauhi daerah kutup ,ketinggian permukan dasar
lapisan ini semakin naik ,atau ketebalannya semakin tipis.
Didaerah
khatulistiwa hanya terdapat dua tempat yang memilki lapisan salju,yaitu
di puncak Gunung Jaya Wijaya(Irian-Indnesia) dan Gunung
Kalimanjaro(Afrika)
Glester adalah kumpulan massa es berbutir atau
salju yangbergerak lambat akibat gaya grafitasi.
Es adalah bentuk
transfrmasi dari salju yaitu sewaktu massa salju berakumulasi maka akan
menjadi padat akibat tekanannya sendiri.
Glister terdapat di
wilayah kutub yang beriklim sangat dingn.
Saat ini luas glester di
permukaan bumi sekitar 10%,lainnya terdapat di pegunungan –pegunungan
tinggi .selain iklim ,morfologi ,dan sebagainya.
Glester dapat di
bedakan beberapa tipe yaitu:
1.tipe gunung(alpen tyipe)
2.tipe
dataran tinggi (scandinafian type)
3.tipe continental(Greenland
type)
Tipe glester gunung dan dataran tinggi mencakup
98,5% dari seluruh glester yang ada .di khatulistiwa ,yaitu di Indonesia
batas salju terdapat pada ketiggian sekitar 4.750 meter yaitu di
puncak Jaya Wijaya.Glester tipe gunung relative kecil glester tipe ini
terutama terdapat di wilayah Kaukasus,Shan,Pamir,Pegunungan Altai,dan
Alpen.
Tibat adalah daerah yang amat kering dengan ketinggian
batas salju pada 6.500 meter.
Glester tipe dataran tinggi banyak
terdapat di Skandanavia,menempati gunungan-gunungan yang puncaknya
datar dengan lapisan es yang tebal.
Glister tipe ini seperti yang
terdapat di gunung Elsus(Kaukasus),dan Kalimanjaro(Afrika).Glister tipe
kontinen tersebar di wilayah – wilayah kutub dengan areal sangat luas
seperti yang terdapat di Antartika(Kutub Selatan),Greenland(Kanada)serta
tempat lainnya.
GERAKAN ES
Lawinan
atau avalan (avalanches) adalah pergerakan massa salju secara
mendadak.selama dalam pergerakannya glister mengalami pencairan dan
penguapan.Es bergerak (glester) seperti benda plastis,dengan laju
sangat lambat ,yaitu hanya beberapa millimeter sampai puluhan centimeter
setiap hari.Glester kontinen pergerakannya lebih cepat yaitu 20 sampai
40 meter per hari,tergantung ukuran massa es dan kemiringan lereng
tempat glister itu meluncur.
Gerakan pengikisan oleh
glister menjadi semakin hebat apabila banyak membawa batuan dan
kecepatannya semakin tinggi .semua batuan sepanjang lintasan yang
dilalui glister akan tergusur seperti proses pembajakan sawah.oleh
karena itu proses ini juga di sebut dengan pembajakan glacial atau
exarasi(exaration)
Endapan hasil aktivitas glister dinamakan
Moraine.
Moraine terdiri atas berbagai material yang
saling terpisah ,yaitu tanah liat pecahan batu,dan batu koral.
Tiga
jenis moraine yaitu:
1.lower moraine,terletak di bagian bawah
glacial.
2.lateral moraine,terletak di pinggir glacial.
3.internal
moraine,terletak di dalam glacial.
Pecahan batu yang
diendapkan setelah pergerakan glacial berhenti dan es mencair disebut
terminal morine,
Sedangkan pecahan batuan lainnya yang berserakan
pada lapisan es dekat glister dinamakan Ground moraine.Morain-morain
lateral yang terbawa oleh glister tersebut juga akan bergabung membentuk
moraine terpadu yang dinamakan morain medial.
Pada saat es
mencair maka permukaan air sungai bertambah tinggi dan membentuk suatu
jaringan arus yang memancar dibawah tubuh gletser. Pada ujung suatu
gletser dapat terbentuk rongga yang dinamakan grotto,yaitu tempat
mulainya keluar air akibat mencairnya es.
Sungai yang
airnya berasal dari mencairnya glacial ini dinamakan sungai glacial atau
flufioglasial. Batuan sedimen yang terbentuk di sungai glacial
dinamakan endapan flufiogesial atau endapan equeoglasial
BAB
13
SUNGAI
Selain sebagai salah satu sumber air
kehidupan, sunai memiliki tenaga ntuk merusak dan sekaligus membangun,
yaitu dengan mengendapkan kembali material-material yang dibawa dari
hasil perusakannya.
Negara Zimbabwe dan Zambia sector
perekonomiannya sangat mengandalkan tenaga listrik yang dihasilkan dari
bendungan Karibia di sungai Zambesi. Sebagian air minum Kota Jakarta
dipasok dari air yang terdapat di Wduk Jatiluhur, yaitu bendungan yang
dibuat pada aliran Sungai Citarum .
Berbagai sungai sampai
sekarang masih banyak yang dipergunakan sebagai jalur transportasi
utama, seperti yang terdapat di Kalimantan dan Sumatera. Sungai Themes
di Inggris, Sungai Mekong Asia Selatan, Sungai missisipi di
Amerika,Sungai Nil Afrika, dan Negara-negaralainya juga masih digunakan
sebagai jalur transportasi. Air sungai juga dianggap air suci, seperti
anggapan orang indiadan Pakistan terhadap Sungai Gangga dan Brahmaputra.
Andapan
material yang diakibatakan oleh kegiatan air sungai tak jarang
mengandung bahan logam seperti timah dan emas. Endapan logan seperti ini
dinamakan endapan placer, misalnya timah di Pulau Bangka dan emas di
Pulau Kalimanatan.
Selain memberikan begitu banyak manfaat, sungai
juga sesekali menajadi sumber bencana dan malapetaka.Salah satu banjir
terbersar dalam sejarah terjadi pada tahun 1993, saqat itu tepi Sungai
Kuning di Cina jebol, 3,5 juta terbunuh.
A.GENESIS
SUNGAI
Air sungai berasl dariatmosfera melalui presipitasi
(precipition),yaitu hujan, salju dan gletser yang mengalir dipermukaan
bumi dengan membentuk saluran-saluran.Pertama kali aliran ini membentuk
alur-alur kecil yang dianamakan gully.
Apabila
anak-anak sungai hanya berair pada musim hujan saja(airnya berasal dari
hujan),maka dinamakan sungai intermiten. Wilayah daratan yang seluruh
airnya, baik yang di atas maupun di awah permukaan masuk ke suatau
sungai disebut drainage basin atau Daerah Aliran Sungai (DAS). Areal DAS
juga merupakan daerah tangkapan air hujan atau disebut catment
area(baca kembali tentang Hidrosfera )
B. EROSI DAN
PENGENDAPAN
Di daerah pegunungan, sungai-sungai memiliki
kemiringan aliran (gradient) yang beasrsehingaga aliranya lebih daras
dan proses erosilebih kuat kea rah dasar sungai (arah vertical). Hal ini
menyebabkan penampung sungainya menpunyai bentuk menyerupai huruf
V.Sungai dengan penampang huruf V juga menandakan bahwa sungai tersebut
masih dalam stadium muda.
Apabila aliran sungai memliki
jeram atau air terjun, maka erosi yang terjadi pada dindingjeram kan
bergarak kea rah hulu (up stream),yaitu berlawanan dengan arah alirna
air sungai. Oleh karena itu, erosi ini dinamakan erosi makan ke hulu.
Semakin
kea rah hilir gradient sungai semakin berkurang. Daerah ini lebih
landai, kekuatan erosi lebih seimbang, baik ke arah dasar(vertikal)
maupun ke arah samping (lateral/horizontal). Sepanjang aliran ini
terjadi proses cut and fill, yaitu selain erosi,juga sekaligus terjadi
perose pengndapan (sendimentasi).
Pola pengaaliran
sungai adalah bentuk hubungan antara anak-anak sunagai dengan sungai
induknya. Pola ini tergantung pada beberapa factor geologi seperti jenis
batuan,kemiringan lereng, struktur geologi(lipatan,kekar,pahatan),serta
beberapa factor geologi lainya.
Di daerah-daerah yang
datar, aliran sungai akan membentuk pola pengaliran yang disebut
anastomik.Arah ailranya berkelak kelok dan banyak di jumapai
beting-beting sunagi dan nusa, menanadakan stadiumnya telah dewasa.pada
stadium lebih lanujt (tua)kelokan-kelokan sungai akan terpotng dan
terisolasi membantuk oxbow lake (danau berbentuk tapal
kuda).sungai-sungai yang sepreti ini dinamakan meandering. Di Indonesia
sunagi-sungai seperti banyak dijumpai di Pulau Kalaimanyan dan Irian.
Tempat-tempat
yang selalu terlanada banjir ini dinamakan daerah daratan limpah banjir
(flood plain).
Batuan-batuan yang dierosi dan diangkut
oleh arus sungai akan diendapkan kembali di tempat-tempat lain yang
arus sungainya kecil, yaitu pada daerah yang relatif datar. Batuan
sendimen yang terbentuk dari hasil aktivitas sungai ini dinamakn endapan
alluvial atau alluvium.
Endapan sendimen yang terdapat
di sepanjang aliran sungai adkalanya banyak mengandung butiran-butiran
mineral berharga sepertoi emas, timah, dan mineral-mineral lainya.
Endapan mineral yang disebabkan aktivitas sungai seperti ini dinamakn
endapan placer atau endapan letakan.
Posisi atau tempat
terdapatnya endaapn placer sungai, yaitu pada belokan-belokan yang
menjorok ke arah sungai. Pada bagian ini kekuatan arus sungai relative
kecil sehingga berlangsung proses sendimentasi (fill=pengisian).
Sebaliknya, pada belokan sungai yang menjorok kea rah darat arus
sungainya sangat kuat sehingga terjadi proses erosi (cut=pemotongan).
BAB
14
MAGMATISMA
Lapisan kulit bumi (litosfera)
terus mengalami perubahan bentuk sepanjang waktu,selain disebabkan
kekuatan dari luar yang dinamakan gaya eksogen juga akibat kekuatan yang
timbul dari dalam yaitu gaya endogen.
Aktivitas
endogen diantaranya menyebabkan perambatan magma ke lapisan kerak bumi.
Bumi
adalah massa padat yang memiliki kaseimbangan thermodinamika pada
berbagai kedalaman .
Di dalam bumi terdapat batuan
dalam bentuk fasa cair dan panas yang dinamakan magma.
Magma
merupakan larutan silikat yang sangat panas ,mengandung sulfide
,oksida,dan volatile(gas).
Magma yang terletak jauh du
dalam permukaan bumi dinamakan sumber magma(magma source) dari sumber
magma mengalir dan terkumpul pada suatu tempat yang dinamakan kantong
magma(magma chamber)
Dapur magma terletak pada kedalaman 60 km.
Burn
(1911) menyatakan bahwa temperature magma dalam bumi sekitar 1.100ÂșC.
Magmatisma
adalah peristiwa penerobosan magma melalui rekahan dan celah pada
litosfera yang tidak sampai permukaan bumi.
Proses penerobosan
magma yang tidak sampai ke permukaan bumi dinamakan intursi.
Sedangkan
penerobosan magma yang sampai keluar permukaan bumi di sebut Erupsi.
A.
PEMBENTUKAN BATUAN BEKU
Terdapat dua macam magma ,yaitu magma
asam(granitik) dan magma basa (basaltic)Sifat magma basalt lebih encer
(cair) serta suhunya lebih tinggi dari pada magma granitiik.Apabila
temperature magma turun maka akan terjadi kristalisasi,dan membentuk
batuan beku.Berdasarkan letak kristalisasinya ,batuan beku
diklarifikasikan menjadi batuan intrusi(abyssal),korok(hypabyssal) dan
efusit (efusife).
Batuan beku dalam (intrusi) mineral-mineralnya
terlihat jelas dalam bentuk kristak-kristal yang besar ,sedangkan pada
batuan beku luar(efusif) bentuk mineralnyasangat
halus.Korok(hypabysal)bentuk mineralnya campuran antara kristal kasar
dan halus.Salah satu bentuk batuan efusif adalah lava,yaitu cairan magma
yang mengalir dan membeku dipermukaan bumi. Proses pembekuan pada lava
berlangsung sangat cepat dengan meninggalkan jejak berupa lubang-lubang
bekas keluarnya gas yang dinamakan tekstur vesicular.
Apabila
lubang-lubang tersebut telah terisi mineral ,maka nama teksturnya
amigdaloidal.
lava yang membeku dalam air kan mempunai bentuk
yang khas ,yaitu menyerupai bantal sehingga dinamakan lava bantal.dalam
perjalanan dari sumbernya ke permukaan bumi,magma akan mengalami
diferensiasi,yaitu proses yang menyeabkan terjadinya perubahan baik
secara komposisi maupun sifat-sifat fisik lainnya.
Prosesbercampurnyamagam
dengan batuan yang diterobosnyaii dinamakan asimilasi.terjad pada magma
persilik yang menembus batu kapur yang kaya akan kalsium(Ca).hasilnya
akan menyebabkan magma tersebut kehilangan sifat keasamannya karena
adanya penambahaan unsur Ca yang berasal dari bat kapur yang mencair.
Damikian juga dengan magma basik yang kaya akan unsure silika(Si)
seperti batu pasir kwarsa.
Baberapa proses lain adalah proses
diferensiasi gravity, diferensiasi kristalisasi,fraksinasi,dan
pemindahan gas.
batuan-batuan intrusi yang terbentuk jauh di
kedalaman bumi akan memiliki tekstur holokristalin.yaitu seluruhnya
terdiri atas kristal-krisatal.yang menyebabkan proses pembekuan dan
pendingimnan sangat lama.abtuan ini contohnya: granit
,syienit,granodiroit,diroit,dan grabo.Apabial pembekuannya dekat
permukaan bumi maka batuan beku yang terbentuk akan bertekstur
hypokristalin atau merokristalin.contoh batuan ekstrusi antar lain
rhyolit
(≈granit)trachit(≈syenit),dasit(≈granodiorit),andesit(≈diroit),dan
basalt(≈gabro).
Bab
15
Volkanisme
Gunung menyimpan bahaya yang amat dahsyat
.gunung yang meletus pada tahun 1883 dan Tambora yang meletus pada tahun
1915,masing-masing telah menelan korban jiwa sebanyak 3.6000 dan
90.000.
Di seluruh dunia kini terdapat sekitar 4.000 buah gunung
sudah tidak aktiftidur) dan 476 buah yang masih aktif,sedangkan di
indonesia terdapat 128 buah.
Gunung api terbesar adalah gunung
Mauna Loa,yang terletak di kepulauan hawaii.di tengah Samudra
Pasifik,tingginya 4.170 m di atas permukaan laut.dan meletus sekitar
kira-kira setiap 3.5 tahun.
A. PENGERTIAN GUNUNG API
Ilmu
yang secara khusus mempelajari tentang gunung api adalah volkanologi.
Koesoemadinata(19770
menyatakan Gunungapi adalah lubang atau saluran yang menghubungkan
suatu wadah berisi bahan yang disebut magam.
Matahalemual(1982)
menyatakan bahwa gunungapi (vulkan)adalah suatu bentuk timbulan di muka
bumi,pada umumnya berupa suatu kerucut raksasa,kerucut terpancung ,kubah
ataupun bukit yang di akibatkan oleh penerobosan magma ke permukaan
bumi.
B. PENGERTIAN VOLKANISMA
Magma yang cair
dan sangat panas di dalam bumi akan terus berusaha keluar ke permukaan
bumi melalui permukaan bumi melalui peristiwa magmatisma dan volkanisma.
Volkanisme
adalah suatu peristiawa penerobosan magma keluar sampai ke permukaan
bumi dengan membentuk pegunungan dan gunung barapi(volcano).magma yang
keluar ke permukaan bumi pada suatu proses ekstruksi dinamakan lava.
Proses
Ekstruksi berdasarkan bentuk lubang keluar nya magma.
1. Erupsi
linear atau erupsi belahan;magma keluar dari retakan dan celah-celah
yang ada di bumi.
Magma yang keluar magma cair dan sangat sedikit
mengandung material rempah-rempah lepas.
2. Erupsi sentral,magma
keluar melalui diaterma dan kapundan.
Diaterma adalah lubang
berupa pipa pada gunung api yang menghubungkan dapur magma dengan
kapundan atau dasar kawah gunung api(crater)
Erupsi sentral
terdiri atas 3 macam serti ,.tergantung tekanan yang terdapat dalam
magma.
Erupsi Efusif
Erupsi Eksplosif
Erupsi Campuran
C. ERUPSI EFUSIF
Seri
Erupsi efusif atau seri lava terdiri atas aliran lava basalt dan
mencakup daerah yang luas sehingga membentuik gunung apai meja (table
volcano) dan gunung api perisai (shield volcano)
gunung apai
meja (table volcano)
erupsinya terdiri atas lava basaltyang tipis
gunung api perisai (shield volcano)
dinamakan juga
aspites, hanya terdiri dari lava.tidak begitu tinggi dengan sudut
kemiringan 1-10°.kawahnya selalu terbuka dengan dinding curam.kadang
kadang berbentuk kaldera dengan panjang 5-15 km.kaldera adalah kawah
gunung api yang berdinding curam.
D. ERUPSI EKSPLOSIF
Seri
Erupsi Eksplosif biasanya membentuk gunung api kerucut terutama
terssusun atas meterial abu gunungapi dan meterial piroklastik lainnya.
E.
ERUPSI CAMPURAN
Seri Erupsi Campuran membentuk gunungapi
strato,yaitu tersusun oleh batuan yang berlapis-lapis,terutama terdiri
atas eflata dan sebagian kecil lava.Pelapisan tersebut terjadi karena
silih bergantinya semburan erupsi antar lava hasil efusif dan eflata
akibat eksplosif. Sebagian besar (99%)gunung api di indonesia adalah
gunung api seri erupsi campuran seperti;gunung tangkupan perahu,gunung
galunggung, gunung krakatau,gunung merapi dan sebagainya.edakan
gunungapi akan menghancurkan tubuh gunung api tersebut yang tersusun
dari macam batuan ,baik beku,sedimen,maupun metamorf.Material hasil
ledakan yang terdiri atas pecahan batuan dari kulit bumi seperti itu
dinamakn eflata(eflata allogen)apabiloa material erupsi berasal hanya
dari magma sendiri maka dinamakn piroklastik.
Lahar adalah lumpur
volkanik yang mengalir dari puncak gunungapi menuju lereng gunung
tersebut.terdapat dua macam lahar dalam proses erupsi,yaitu;
•
Lahar Panas (lahar letusan)
• Lahar dingin atau lahar hujan
Selain
itu karakter gunung api juiga ditentukan oleh bebrapa faktor di
antaranya viskositas (kekentalan) magma,tekanan magmatik,kedalamn
dapurmagma,dan bahan yang dikeluarkannya.
Berdasarkan karakter
aktifitasnya,gunungapidapat diklasifikasikan:
1.
Tipe hawaiian
Terdapat di kepulauan hawaii.agma bersifat
basaltik,sangat encer sehingga lavanya mudah sekali mengalir.
2.
Tipe Stromboloian
Tipe ini mengambil nama Gunung stromboli yang
terdapat di laut tengah.
Sifat erupsinya teratur dan berirama
dengan sese4kali di selingi erupsi yang sangat kuat atau parasisme.
3.
Tipe Vesuvian/ Tipe Volkano
Di ambil dari nama gunung Vesuvius di
timur Teluk Napoli ,Italia. Lavanya mengandung banyak silika ,lebih
lekat sehingga menyumnbat leher kawah dan menimbulkan skumulasi tekanan
gas pada bagian dalamnya.
4. Tipe Palean
Lavanya sangat
kental sehingga membeku dan menyumbat leher kawah,memblokir keluarnya
gas dan uap.hal ini menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat disertai
getaran-getaran bawah tanah yang sangat kuat.tipe palae ini dapat di
bagi berdasarkan tekanan gasnya:
• Tipe palee,apabila tekanaan
gasnya sangat tinggi.
• Tipe st.Vincent, apabila tekanaan gasnya
sedang
• Tipe Merapi, apabila tekanaan gasnya rendah
5. Tipe
Plinian(Peret)
Gunung api tipe ini letusannya sangat hebat berupa
ledakan dahsyat disertai lontaran abu dan gas dengan volume sangat
besar.sampai dapat menyebabkan tubuh gunung menjadi hancur.
6.
Tipe Semi Volkanis
Tipe ini disebabkan karena adanya pemanasan
oleh ndapur magma terhadap air yang terdapat di dalam bumi.Uap air yang
terkumpul dalam jumlah banyak menimbulkan takanan yang kuat dan
terjadilah erupsi.
F. Gejala Volkanisme
Gejala
seberlum gunungapi meletus biasanya di tandaidamgam meningkatnya suhu di
sekitar kawah,pepohonan sekitar mati,serta banyak binatang liar yang
yang turun dari atas gunungapi.
Gajala sewaktu terjadi letusan
gunungapi:
1. letusan gunungapi memuntahkan bahan-bahn
piroklastika berupa bom,lapili,tuf,dan debu volkanik.
2. atmosfera
karena debu volkanik
3. aliran lahar pijar.
4.
Ekslasi(exhalation),yaitu kkeluarnya gas-gas beracun seperti karbon
monoksida(co2) dan asam belerang(H2S)
G. Gejala Post volkanisme
1.
fumoral
2. Solfatar
3. mofet(moffete)
4. Sumber air
panas
5. geyser
BAB
16
GEMPA BUMI
A. HAKIKAT GEMPA BUMI
Gempa
bumi adalah getran atau serentetan getaran dari kulit bumi yang bersifat
tidak abadi dan kemudian menyebar ke segala arah(howel,1969).ilmu yang
mempelajari tentang gampa dinamakan.
B.PENYEBAB TERJADI
GEMPA BUMI
1. Runtuhnya gua-gua dalam bumi
Dugaan tempo
dulu ini tidak pernah ada,namun mungkin saja terjadi jika terdapat
pertambangan di dalam tanah (underground).
2. Tabrakan (Impack)
Awalnya
banyak yang percaya bahwa gempa bumi di sebabkan adanya meteor atau
shooting star yang menabrak bumi.namun hal demikian tidak terlacak di
dalam seismograf(alt pencatat getaran genpa bumi.
3. Peledakan
Gunungapi
Aktivitas gunungapi dapat menimbulkan gampabumi
volkanik.
Empat janis gempa bumi volkanik:
a. Gempa Bumi
Volkanik Dalam
b. Gempa Bumi Volkanik Dangkal
c. Gempa Bumi
Ledakan
d. Getaran Volkanik atau termor.
C.
KEGIATAN TEKTONIK
Gempa bumi yang terjadi sebenarnya 90% terjadi
karena proses tektonik.proses tektonik itu antar lain proses penbentukan
gunung ,terjadinya patahan batuan(faults),dan tarikan atau tekanan dari
pergerakan lempeng-lempeng penyusun kerak bumi.
Proses tektonik
dapat dijelaskan dengan teori tektonik lempeng(Plate Tektonik).
D.
PERISTILAHAN DAN PARAMETER GAMPA BUMI
Gempa bumi tidak hanya di
kaji dalam ilmi geologi saja,melainkan Tehnik Sipil,pertambangan,Badan
Meteorologi dan Geofisika,serta Lembaga-lembaga lain yang berkaitan
dengan masalh bencana alam.
E. HIPOCENTRUM
Hipocentrum
(hypocentre)adalah pusat gempabumi.yaitu tempat terjadinya perubahn
lapisan batuan atau dislokasi di dalam bumi.Howell(1969)membagi gempa
bumi berdasarkan hipocentrumnya:
Gempabumi
dangkal(normal),Pusatnya < 70 km
Gempabumi
sedang(intermedier),pusatnya 70-300 km
Gempabumi dalam,pusatnya
300-700 km
Getaran yang terjadi di hipocentrum gempa merambat ke
permukaan bumi dengan 2 macam gelombang:
Gelombang
longitudinal,atau gelombang primer(P)dengan kecepatan rambatnya 7,5-14
km/detik,gerakannya searah dengan jurus pukulan.
Gelombang
tranversal, atau gelombang Sekunder(S) dengan kecepatan rambatnya 3,5-7
km/detik,gerakannya tegak lurus terhadap jurus pukulan,bersifat merusak.
F.
EPICENTRUM
Epicentrum adalah tempat di permukaan bumi yang
letaknya terdekat dengan hipocentrum gampa.daerah sekitar epicentrum
yangterhebat menderuita kkerusakan akibat gempa dinamakn
nacroseisme,yang dibatasi oleh garis yang di sebut pleistosite.
G.
HOMOSISTE
Adalah garis-garis khayal yang menghubungkan
tempat-tempat dipermukaan bumi yang merasakan gempabumi.
H.
AFTER SHOCK
Gempa bumi yang dapat memicu gampa-gampa bumi yang
lain adalah after shock.
I. TEDUH SEISMA
Teduh
Seisma adalah daerah dipermukaan bumi yang tidak mengalami getaran
apabila terjadi suatu gempa,atau biasa di sebut shadow zone,pada umumnya
terletak pada 103°-140°.
J. INTENSITAS GEMPA BUMI
Besarnya
intensitas gampa bumi diukur dengan alat yang dinamakan seismograf.data
hasil seismograf yang berupa grafik dinamakan seismogram.
BAB
17
STRUKTUR GEGLOGI
Struktur Geologi adalah
arsitektur kulit bumi atau gambaran geometri (bentuk dan hubungan)dari
batuan keadaan kulit bumi.Inti Kajian geologi Struktur adalah deformasi
kulit bumi,apa yang menyebabkannya dan bagaimana akibatnya.oleh karena
itu geologi struktur sama dengan tektonik.Struktur batuan adalah bentuk
dan keduduan batuan yang dapat dilihat saat ini sebagai proses dari 2
macam proses yaitu:
a. proses yang berhubungan dengan pembentukan
batuan
b. proses yang bekerja kemudian
A. STRUTUR
PRIMER
Struktur primer adalah strutur pada batuan yangterjadi
bersamaan pada saat pembentukan batuan(sint genetik)beberapa contoh
strutur primer antar lain:
Batuan sedimen
Batuan beku
Batuan Metamorf
B. STRUKTUR SEKUNDER
Struktur
sekunder adalah struktur pada batuan yangterjadi setelah batuan
terbentuk(postgenetik).
C. STRUKTUR LIPATAN
Lipatan
adalah perubahan bentuk dan volume pada batuan yang di tunjukkan oleh
pelengkungan atau melipatnya batuan akibat pengaruh suatu tegasan(gay)
yang bekerja pada batuan tersebut.
Unsur – unsur dan Istilah dalam
lipatan antar lain:
Sayap lipatan/limb (bagian sebalah
menyebelah lipatan)
Bidang sumbu lipatan
Puncak
lipatan/crest
Garis sumbu/axis
Attitude (orientasi
bidang struktur atau garis dalam ruang,komponennya bearing/arah
daninklinasi/kecondongan)
Inklinasi/kecondongan(sudut vertikal
yang diukur kebawah antar horizon dengan bidang atau garis)
Strike/jurus
Dip/kemiringan
Apparent dip/kemiringen semu
Antiklin(lipatan yang kemiringan dua sayapnya kearah saling
belawanan/bentuk convec)
Sinklin(lipatan yang kemiringan dua
sayapnya menuju kesatu arah saling mendekat/bentuk convac)
D.
STRUKTUR KEKAR
Kekar adalah suatu fracture(retakan pada
batun)yang relative tidak mengalami pergeseran pada bidang
rekahannya(Ragan,1973).Terjadi karena gejala tektonik maupun
non-tektonik.Berdasarkan cara terjdinya(ganesa)kekar diklasifikasikan :
Shear joint(kekar gerus)
Tension stress(tegasan tarikan)
E
STRUKTUR SESAR
Sesar adalah suatu bidang rekahan atau zona
rekahan (pada kulit bumi)yang telah mengalami
pergeseran(Ragan,1973).sifat rekahannya dapat berupa bidang yang jelas
dan licin,jalur milonit(hancuran),atau breksi sesar.
Secara umum
struktur sesar dikelompokkan :
Sesar normal (Normal Fault)
Sesar Mendatar
Sesar Naik (reverse fault)
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar